oleh

Diduga Tidak Sesuai Spek Sloop Pondasi SD N 20 Lubuk Mengkuang Dirobohkan lagi

Bungonews.net, BUNGO- Pengerjaan proyek rehab dan renovasi 5 unit SD di kabupaten Bungo yang dikerjakan oleh PT.Karya Bersama Putra Mandiri yang tidak diketahui jumlah anggaran di masing- masing unit dikarenakan tidak mencantumkan nilai pembiayaan hanya mencantumkan nilai kontrak keseluruhan seinilai Rp.31,9 miliar untuk kabupaten Tanjungan Jabung barat dan kabupaten Bungo padahal RAB di masing – masing sekolah pasti berbeda.

Lima unit rehab dan renovasi sekolah dasar di kabupaten Bungo yang dikerjakan oleh kontraktor yang sama diduga salah satu diantaranya diduga dikerjakan tidak mempedomani spek . SD 020 Lubuk Mengkuang kecamatan Limbur Lubuk mengkuang diduga besi rangka sloop balok pondasi dan tiang tidak sesuai dengan spek dan diduga menggunakan besi campuran antara besi 8 mm, 10
mm dan ukuran 6 mm dan diduga jumlah besi rangka balok tiang yang disarankan sebanyak 8 batang hanya digunakan 6 mm

.

” Besi yang digunakan diduga tidak sesuai spek ,kami sudah cek kelapangan ” Tutur Rahmat kepada Bungo news menjelaskan

Dijelaskan nya juga bahwa saat ini sloop balok SD 020 Lubuk Mengkuang sudah dirobohkan lagi karena diduga besi nya tidak sesuai spek

” Sudah dirobohkan sloop balok pondasi dan tiang nya karena besi nya tidak sesuai spek , hanya saja yang di robohkan persis pada sambungan tiang saja sedangkan rangka balok sloop pondasi nya masih utuh ” Tutur Rahmat sembari memperlihatkan poto proyek yang dimaksud .

Sementara Jon pelaksana kontraktor dikonfirmasi di SD 071 Sungai Gambir mengaku bahwa dirinya hanya menangani 2 unit SD di Tanah Sepenggal saja sedangkan SD 20 Lubuk mengkuang pelaksananya lain namun masih satu perusahaan ” Saya tidak tahu soal rehab SD 20 Lubuk mengkuang ” Tutur nya .

Beberapa menit kemudian akhirnya Jon mengakui bahwa yang mendistribusikan material di SD Negeri 20 Lubuk mengkuang adalah dirinya sendiri ” Saya yang mengkondisikan pendistribusian material di SD 20 Lubuk Mengkuang pak , ” Tutur nya setelah menerima penjelasan Bungonews bahwa kegiatan proyek di daerah terpencil sangat rawan terhadap masalah ( tim )

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed