Setelah Menghibahkan Tanah Untuk MTQ dan Mako Brimob Jmmy : PT.KBPC akan Siapkan lahan untuk pemekaran Kabupaten Jadi Kota Madya

165

Jimmy Syamsudin Ibrahim

Bungonews.net , Bungo – Kepedulian keluarga besar H.Ibrahim terhadap perkembangan dan kemajuan daerah patut di acung jempol mereka tidak segan – segan menghibahkan tanah nya untuk kepentingan pembangunan

Belakangan ini H.Syamsuddin menyerahkan dan menghibahkan tanah untuk pembangunan markas Brimob

Tanah lokasi pembangunan markas Brimob yang area nya terletak di area perumahan Bungo green city , selanjutnya H.Ismail H.Ibrahim juga menyerahkan dan menghibahkan tanah miliknya yang sekarang lokasi MTQ .

Hari ini Senin ( 12/04) Jimmy Syamsudin putra dari H.Syamsudin Ibrahim kembali menyampaikan bahwa pihak nya akan menyerahkan dan menghibahkan tanah untuk pembangunan infra struktur pemekaran kabupaten Bungo yang juga berlokasi diarea perumahan Bungo green city

” Demi kemajuan Daerah kita siap mendukung pemekaran. Kita mau menyiapkan lahan nanti yang akan dibangun untuk Perkantoran ” tutur Jimmy putra H.Syamsudin Ibrahim .

 

Menurut Jimmy, lokasi yang ia siapkan ini sebaiknya untuk Perkantoran Kota Madya sedangkan perkantoran kabupaten yang ada sekarang tetap menjadi kantor Pemda kabupaten

“Jadi tak perlu pindah, lokasi yang telah kita siapkan ini dibangun untuk Kota Madya saja. Jadi semua perkantoran nantinya terpusat di satu titik. Masyarakat juga tidak sulit jika melakukan pengurusan apapun ,” sebutnya.

Namun demikian, Jimmy tetap menyerahkan hal ini pada Pemerintah. Terlebih, saat ini Pemerintah Pusat sedang melakukan moratorium Pemekaran. Moratorium ini juga belum diketahui sampai kapan akan dicabut.

“Meskipun moratorium, dengan masuknya Kabupaten Bungo 5 besar prioritas dari 57 Kabupaten se Indonesia yang mengajukan pemekaran. Makanya harus kita siapkan dari sekarang ,” sebutnya.

Jika persiapannya sudah dilakukan dari sekarang, kata Jimmy, jika nanti moratorium sudah dicabut, maka tidak ada lagi kekurang syarat yang akan dipenuhi. Untuk itu kita berharap moratorium ini segera dicabut.

( BN.R.001)

Facebook Comments