Dikerjakan Asal Jadi Proyek MTQ Bungo Senilai Rp.8,8 Miliar Sudah Mulai Rusak

701

Bungonews.net , BUNGO – Proyek MTQ Lanjutan Bungo senilai Rp.8,8 Miliar yang dianggarkan tahun 2020 di tengah pandemi Covid 19 yang di kerjakan oleh PT. Station Energi Indonesia. diduga sarat masalah dan di kerjakan asal jadi

Pekerjaan pasangan paving blok

Fakta dugaan asal jadi proyek pembangunan MTQ Lanjutan Bungo ini terpantau Bungo news ( 25/01/21) Ditemukan pekerjaan pasangan paving blok yang tidak rata ditumbuhi rumput dan genangi air ,diduga pondasi lantai yang hanya di taburi pasir saja tanpa ada pemadatan terlebih dahulu

Pada pekerjaan pembatas kendaraan menggunakan coran yang ketebalan nya tidak merata , sedangkan pada pekerjaan timbunan dan tanaman rumput terlihat asalan dan sudah mati .

Sementara pada pekerjaan turap tebing terlihat tanah timbunan tidak padat sehingga paving blok ajlok ,begitu juga pada pekerjaan pot tanaman sudah retak , sementara pada pekerjaan coran jalan di sepanjang turap tebing yang roboh terlihat sudah rusak akibat pondasi dan mutu coran asalan

Pada pekerjaan pagar terlihat menggunakan pondasi sebelum nya .

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Bungo , Yenni Derianti di komfirmasi mengatakan bahwa pihak nya melaksanakan sesuai prosedur dan mekanisme namun ketika ditanya proses penunjukan konsultan perorangan untuk pekerjaan miliaran , dikatakanya ” Pertanyaan nya sama dengan pertanyaan Kanit Intel saja ,kalau dijawab tidak cukup satu halaman kertas , kalau mau jawaban satu halaman itu datang lah kekantor ” Tutur nya dengan sombong

Diketahui bahwa proyek MTQ lanjutan senilai Rp.8,8 miliar tersebut untuk kegiatan diantaranya : Pagar Utama , Pagar keliling , Tribun media , Tribun pengamat , dinding penahan tanah , landscape ,gazebo dan tribun pejabat

Diketahui bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI terdapat kejanggalan pada pekerjaan tambah kurang ( CCO ) yang sudah di hapus namun masih terpasang tanpa jelas status nya ,termasuk pekerjaan MTQ lanjutan 2020 yang menjadi temuan BPK adalah pekerjaan menara pantau /pengamat Rp.1,5 miliar , pekerjaan landscape dan aseksories senilai Rp. 800 juta sehingga temuan BPK terhadap pekerjaan yang di hapus senilai Rp.3,2 miliar

Sebelum nya dirilis di media Bungonews ” Proyek MTQ Bungo Sarat masalah dan di Pertanyakan diminta Kepada APH untuk mengusutnya ”

LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi ( Gerak ) Jambi , JP minta Agar APH Mengusut proyek MTQ Bungo karena diduga sarat KKN

” Kami minta APH untuk Mengusut proyek MTQ Bungo karena diduga sarat masalah dan sarat KKN , baik pekerjaan fisik tahun 2019 maupun tahun 2020 termasuk kegiatan perhelatan MTQ ” Tutur JP kepada Bungo news baru – baru ini

JP juga menyebutkan banyak kegiatan piktif pada proyek MTQ dan perhelatan nya sebab kegiatan tahun 2019 masih di anggarkan tahun 2020 . misalnya nya saja perjalanan dinas , Bonus dan hadiah pemenang MTQ termasuk mendatangkan kafila dari kepulauan jawa dan dana – dana pembinaan serta dana pembuatan piagam penghargaan ,pakaian para penari dan honorarium nya , ” Sebut JP .Tunggu Khabar selanjutnya terkait dugaan KKN MTQ kabupaten Bungo

( BN.R.O01/ JP )

Facebook Comments