Tahun 2019 MTQ Bungo Habiskan Dana Puluhan Miliar, Tahun 2020 di lanjutkan , Apakah Manfaatnya ?

759

Bungonews.net , BUNGO – Kegiatan Pembangunan gedung  sarana prasarana  MTQ Muara Bungo hingga acara perhelatan  tahun 2019 menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah

Pembangunan arena MTQ Muara Bungo tahun 2020 yang berlokasi di belakang gedung DPRD Bungo Rimbo Tengah ini berawal dari anggaran pembebasan lahan , pembangunan gapura , Pembangunan jalan dan turap tebing , pembangunan gedung sarana dan prasarana nya serta pembangunan Lampu jalan dan lampu Aswaja  hingga acara pesta perhelatan ,pengadaan pakaian dan para penari  pun diduga sarat masalah

Diminta oleh LSM Gerak ( Gerakan Rakyat Anti Korupsi ) Jambi agar APH menindak lanjutinya , sayangnya hingga saat ini belum ada Khabar dari  APH   ” Kami meyakini bahwa Penggunaan duit negara baik untuk kegiatan pembangunan fisik , pengadaan  pakaian dan penari dan honor penari serta pelatih yang belum di bayarkan merupakan Masalah yang harus di sikafi dan di tindak lanjuti oleh APH ” Tutur Jhon Kepada Bungo news

Selain itu Jhon juga menduga kegiatan tahun 2019 masih di anggarkan tahun 2020

Tak khayal  dalam kondisi keuangan daerah yang memprihatinkan ini dikabarkan oleh beberapa media online bahwa MTQ Bungo adalah penyumbang terbesar  Defisit

Akibatnya persoalan MTQ Bungo menjadi buah bibir masyarakat Bungo , mengapa tidak memanfaatkan lokasi MTQ yang lama saja yang bermuara pada tudingan proyek kepentingan bukan kebutuhan

Menarik nya  dalam kondisi keuangan daerah yang kian parah tahun 2020  Pemerintah Kabupaten Bungo kembali menganggarkan dana Sebesar Rp. 9 miliar untuk kegiatan pembangunan MTQ lanjutan  yang juga di kerjakan oleh perusahaan yang sama ” ABG Grouf “

Proyek MTQ Lanjutan ini di peruntukan untuk kegiatan pembangunan pagar utama , pembangunan pagar keliling ,pembangunan tribun media , pembangunan tribun pengamat , pembangunan dinding penahan tanah , pembangunan Gazebo , pekerjaan landscape , pembangunan tangga Tribun pejabat

Fakta di lapangan jelang akhir tahun proyek MTQ lanjutan belum rampung di kerjakan , di konfirmasi persoalan tersebut  (4/12) Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Bungo Yenni  mengakui bahwa batas waktu pelaksanaannnya pada tanggal 20 Desember kebawah ” Waktu pelaksanaan nya sampai tanggal 20 Desember kebawah , ” Tutur nya sembari mengatakan pertanyaan Bungo news seperti pertanyaan Kanit Intel tanpa menjawab sejauh mana progres fisik dan keuangan nya

Lebih lanjut di jelaskan nya kalau mau di jelaskan tidak cukup satu halaman ” Kalau di jelaskan pertanyaan ini tidak cukup satu halaman , inti nya kami tetap  laksanakan sesuai prosedur ” Jelasnya sembari menawarkan agar Bungo news datang keruangan nya

Terkait persoalan kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan di akui oleh Supriyadi Ka.BPKAD salah satu solusi nya adalah meniadakan kegiatan yang tidak begitu penting dan belum di butuhkan oleh masyarakat

” Kondisi Keuangan daerah saat ini tidak menguntungkan karena antara pendapatan dan pengeluaran tidak seimbang , kita harus bisa menahan diri untuk tidak melaksanakan kegiatan yang tidak penting ,kegiatan yang belum di butuhkan dan kegiatan – kegiatan serimonial ” Tutur Supriyadi di ruangan kerja nya baru- baru ini

Fakta di lapangan  gedung MTQ Muara Bungo di tempati oleh Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata kabupaten Bungo untuk kegiatan  perkantoran sedangkan gedung MTQ yang lama  ( Serunai Baru )dijalan  lintas Sumatera Sungai Mengkuang di biarkan kosong tanpa penghuni

Akibat kurang matang nya perencanaan dan kurang nya kajian serta tidak menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah maka muncul  Pertanyaan dari berbagai pihak dan elemen  apakah arena MTQ yang baru bermanfaat untuk masyarakat  dan apakah merupakan kebutuhan mendesak atau tidak , lantas eks MTQ Lama di jadikan untuk apa ?

Tunggu khabar selanjutnya dugaan proyek 2020 yang di kerjakan tahun 2019 pada kegiatan  proyek MTQ Bungo

( Tim.Bn )

Facebook Comments