Kurang Pengawasan, Begini Kondisi Proyek Belasan Miliar Lapangan Pusparagam Muara Bungo

BUNGO, JAMBI327 Dilihat

Bungonews.net, Bungo-Diduga kurang pengawasan dari instansi terkait dan lemahnya pengawasan konsultan, proyek penataan kota muara Bungo yang belokasi dilapangan Pusparagam bernilai belasan miliar rupiah yang dikerjakan oleh kontraktor asal Jambi yakni PT.Station Energi Indonesia KSO CV.Puspa Sari dengan nilai kontrak sebesar Rp.19,080 miliar di curigai dan diduga tidak sesuai dengan specifikasi teknis.

Lemahnya pengawasan konstruksi proyek yang dikerjakan oleh perusahaan Abeng Group ini terlihat pada pengerjaan bangunan dan alun -alun lapangan Pusparagam Muara Bungo, diantaranya balok bagian atas yang tidak padat ( keropos ) dan sambungan tidak menyatu dengan balok tiang.Kuat dugaan pasangan disengaja karena bangunan kurang tinggi, hal ini dapat dibuktikan adanya tambahan bata setinggi kurang lebih 60 CM sedangkan pada bagian dinding bawah sudah di plaster

Sementara pada bangunan yang lain yang belum terpasang bata terlihat konstruksi balok dari slop bawah ,tiang hingga balok atas telah berdiri sebelum bata dipasang sehingga konstruksi balok satu dengan yang lainnya memperkuat konstruksi bangunan, perbedaan mencolok ini lah yang dicurigai proyek tersebut tidak sesuai specifikasi.

Tidak hanya itu material bekas bangunan lama seperti seng, kayu, kusen, pintu dan jendela tidak lagi tersedia di lokasi proyek, belum diketahui secara pasti kemana raibnya barang milik negara tersebut

Diketahui bahwa proyek yang dikerjakan oleh Abeng Group ini sudah berjalan kurang lebih 90 hari kalender terhitung 15 Juni 2026 yang lalu, Pauzi pelaksana yang di sebut PM lapangan ditanya progres fisik dilapangan tidak memberikan jawaban. Begitu juga halnya dengan Yendra,ST.Kabid sarana prasarana utilitas dinas perkim Bungo berulang kali dikonfirmasi terkesan cuek padahal instansi tersebut merupakan penghubung dengan Balai Sapras dinas PU Provinsi Jambi

Tunggu khabar selanjutnya hasil investigasi Bungonews ( BN )

Komentar