25 Siswa Baru SMAN 9 Bungo Belum Masuk Dapodik, Sekolah Kejar Sinkronisasi Data

BUNGO9 Dilihat

Bungonews.net,Bungo-Sebanyak 25 dari 76 siswa baru SMAN 9 Bungo di Kecamatan Jujuhan hingga hari ketiga kegiatan belajar mengajar setelah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) masih belum tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Belum masuknya data tersebut membuat pihak sekolah terus berupaya melakukan sinkronisasi agar seluruh siswa baru segera terdaftar secara resmi dalam sistem Kementerian Pendidikan.

Kepala SMAN 9 Bungo, Muhammad Cahyadi, S.Pd, membenarkan masih adanya puluhan siswa yang belum masuk ke Dapodik.
“Betul, ada 25 siswa baru yang belum masuk ke Dapodik. Mayoritas merupakan siswa yang berasal dari sekolah swasta, termasuk pondok pesantren. Saat ini kami terus meminta data dari sekolah asal agar proses sinkronisasi bisa segera diselesaikan,” ujar Muhammad Cahyadi.
Ia menjelaskan, jumlah keseluruhan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 di SMAN 9 Bungo mencapai 76 orang, dan pihak sekolah telah menginstruksikan operator sekolah untuk terus berkoordinasi dengan sekolah asal para siswa.
“Kami meminta operator sekolah terus mengakses dan melengkapi data siswa baru. Kami berharap seluruh data bisa segera masuk agar tidak menimbulkan kendala administrasi bagi peserta didik maupun sekolah,” tambahnya.

Dapodik merupakan basis data resmi pendidikan nasional yang menjadi acuan berbagai layanan pendidikan. Siswa yang belum terdaftar berpotensi mengalami kendala administrasi, seperti belum tercatat sebagai peserta didik aktif, kesulitan memperoleh bantuan pemerintah seperti Program Indonesia Pintar (PIP), hingga hambatan dalam pengelolaan data akademik apabila proses sinkronisasi tidak segera diselesaikan.

Meski demikian, pihak sekolah memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan normal sambil menunggu penyelesaian administrasi dan sinkronisasi data.
(BN /azh)

Pewarta : Azhar
editor : Azwari

Komentar