Bungonews.net, Bungo -Sosok NJM yang sebelumnya menjadi sorotan karena pernyataannya terkait pemberitaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) metode lobang tikus di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, ternyata diketahui menjabat sebagai Sekretaris Forum Masyarakat Bukit Marayo.
Posisi tersebut kemudian menjadi perhatian sejumlah warga. Pasalnya, NJM sebelumnya menyampaikan pernyataan yang dinilai membela aktivitas lobang tikus dan mempertanyakan pemberitaan media. Bahkan, ia sempat melontarkan pernyataan yang dianggap bernada intimidatif terhadap wartawan yang melakukan peliputan di wilayah Limbur Lubuk Mengkuang.
Sejumlah warga menilai, sebagai pengurus inti sebuah forum masyarakat, NJM seharusnya turut mendorong penegakan hukum dan menjaga kondusivitas, bukan justru memunculkan kesan membela aktivitas yang diduga melanggar hukum.
Selain itu, beredar informasi dari narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengenai dugaan adanya pungutan atau uang keamanan yang berkaitan dengan aktivitas PETI lobang tikus.
Narasumber juga menduga ada oknum pengurus forum yang menerima manfaat dari aktivitas tersebut.
Menyikapi hal tersebut, warga berharap aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk menelusuri apakah ada keterkaitan antara oknum tertentu dengan aktivitas PETI yang masih berlangsung di wilayah Limbur Lubuk Mengkuang.
“Kalau memang tidak terlibat, tentu akan terbukti. Tapi kalau ada dugaan aliran dana atau pihak yang membekingi aktivitas PETI, kami berharap aparat mengusutnya secara transparan sesuai hukum yang berlaku,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga meminta seluruh pihak menghormati tugas jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta tidak menghalangi kerja wartawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, NJM maupun pengurus Forum Masyarakat Bukit Marayo belum memberikan klarifikasi atas berbagai dugaan yang berkembang.(tim )
























Komentar