Bangkitkan Tereh Terendam, Wujudkan Bungo Baru: LAMJ Bungo Bahas Renker dan Rencana Pemberian Gelar Adat untuk Bupati dan Wabup

ADVENTORIAL, BUNGO163 Dilihat

Bungonews.net,Bungo- Suasana hangat terasa di Balai Adat Bungo pada Rabu (4/2/2026), ketika Lembaga Adat Melayu Jambi (LAMJ) Kabupaten Bungo yang dipimpin Drs. H. Thobroni Yusuf, M.Si menggelar rapat penting terkait rencana kerja lembaga adat.

Rapat tersebut menjadi ruang musyawarah untuk menyusun Rencana Kerja (Renker) lima tahunan dan tahunan, sekaligus membahas rencana pemberian gelar adat kepada pemangku adat dari unsur LAMB serta kepada Bupati dan Wakil Bupati Bungo.

Ketua Umum LAMJ Kabupaten Bungo, H. Thobroni Yusuf, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pembahasan ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali nilai-nilai adat yang selama ini menjadi akar budaya masyarakat Melayu Jambi.
“Untuk membangkitkan tereh terendam dan mewujudkan Bungo Baru, kami menggelar rapat rencana kerja lima tahunan dan tahunan. Dalam kesempatan ini, kami juga membahas rencana pemberian gelar adat kepada pemangku adat, serta kepada Bupati dan Wakil Bupati Bungo,” ujarnya kepada Bungonews, Kamis (5/2/2026).

Thobroni menambahkan, setelah rapat awal ini, LAMJ akan melanjutkan pembahasan melalui rapat komisi. Rapat tersebut akan menelaah berbagai persoalan aktual yang terjadi di lapangan, lengkap dengan opsi-opsi strategis serta pendekatan yang lebih mendalam untuk memastikan adat tetap relevan dan berjalan seiring perkembangan zaman.
Tradisi, kebersamaan, dan semangat membangun daerah menjadi benang merah dalam setiap pembahasan—sebuah ikhtiar agar adat tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi kekuatan yang mengikat dan mendorong kemajuan Bungo.
(BN)

Editor: Azwari

Komentar