Gagal Selesai Tepat Waktu Sejumlah Proyek Di Disdikbud Bungo Terpaksa Di Addendum

BUNGO243 Dilihat

Bungonews.net, Bungo- Puluhan Paket Proyek tender dan non tender pada tahun 2025 yang bersumber dari dana DAU- SG dan APBD di lingkup Disdikbud Bungo sejak awal diprediksi tidak selesai tepat waktu alias molor, hal ini tidak hanya disebabkan oleh ketersediaan waktu yang mepet namun lebih cendrung pada ketidak mampuan kontraktor yang kebanyakan bergantung pada yang muka proyek, sehingga pencairan uang muka 30 persen dinilai tidak berpihak pada rekanan yang menuntut uang muka proyek 50 persen dengan dalih waktu mepet tersebut

Dari belasan paket tender dan puluhan paket non tender yang diduga dikondisikan pembagian jatahnya ditemukan sejumlah paket proyek dikerjakan asal jadi dan gagal selesai tepat waktu sesuai dengan schedule

Hal ini diakui oleh sejumlah rekanan kontraktor ” Yo bang proyek kami tidak selesai dan terpaksa di addendum kontrak perpanjangan waktu pelaksanaan ” Ujar sejumlah kontraktor menghubungi Bungonews (31/12/2025 )

Terpantau dimalam pergantian tahun 2025 ke 2026 , kantor dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bungo masih sibuk dengan penyelesaian administrasi proyek dan administrasi addendum kontrak.

Hingga saat ini belum ditemukan alasan perpanjangan waktu ( addendum kontrak )

Zeka Apriadi, PPK Disdikbud Bungo dikonfirmasi mengatakan ” Satu- satunya jalan terpaksa di lakukan addendum ” Ucapnya tanpa menyebutkan alasan addendum.

Ditanya berapa paket proyek yang di addendum dan berapa paket proyek yang diputuskan kontrak Zeka belum memberikan jawaban

Berikut ini paket proyek tender dilingkup Disdikbud Bungo

1.SDN 99/II Marigeh- Rp553.795.760,32 (CV Dimas Bersaudara)
2.SDN 206/II Sungai Buluh – Rp635.971.382,01 (CV Sarana Abadi Corporate)
3.SDN 31/II Mangun Jayo – Rp777.953.525,96 (CV Dua Putra)
4.SDN 012/II Empelu – Rp411.295.144,10 (CV Indah Karya Bersama)
5.SDN 132/II Belukar Panjang – Rp476.250.071,34 (CV Canang Jaya)
6.SDN 23/II Pulau Batu – Rp788.160.864,01 (CV Karya Pratama Kencana)
7.SDN 87/II Sangi Sungai Letung – Rp490.428.784,17 (CV Bungo Sejahtera Family)
8.SDN 069/II Lubuk Tanah Terban – Rp652.449.185,64 (CV Arsya Agung Kencana)
9.SDN 187/II Kuning Gading – Rp448.824.193 (CV Arsya Agung Kencana)
10.SDN 152/II Renah Jelmu – Rp621.980.305 (CV Reformasi Dua)
11.SDN 036/II Sarana Jaya – Rp554.144.666 (CV Ayu Vitria)
12.SDN 80/II KM 57 Tukum II – Rp394.818.908 (CV Mutiara Berlian)
13.SDN 029/II Sungai Mancur – Rp695.622.037 (CV Mutiara Berlian)
14.SDN 064/II Perumnas I – Rp725.021.020 (CV Bertua Putra Konstruksi)
15.SDN 111/II Bukit Telago – Rp723.317.000 (CV Duta Kontraktor)

Selain itu sebanyak 70 an paket proyek non tender juga yang masih hangat diperbincangkan terkait pengaturan jatah proyek

Seiring berakhirnya kontrak pelaksanaan proyek diminta kepada APH melakukan audit investigasi menyeluruh terhadap proyek yang dikerjakan oleh rekanan kontraktor di kabupaten Bungo ( BN )

Komentar