Bungonews.net, Bungo -Dugaan gratifikasi proyek dikabupaten Bungo sejak beberapa tahun belakangan ini kian menggila namun disayangkan tidak pernah dilirik oleh aparat penegak hukum
Gratifikasi suap menyuap antara oknum rekanan kontraktor dengan oknum pejabat PPK,kepala OPD bahkan melibat oknum kepala daerah ini terjadi disaat jelang proses lelang pengadaan barang dan jasa dan bahkan terparah jelang jelang pemilihan kepala daerah

” Suap menyuap antara oknum rekanan dengan oknum pejabat dan bahkan melibatkan oknum kepala daerah dikabupaten Bungo sudah akut bang, jika ini dibongkar maka banyak pihak yang terlibat ” Tutur pengusaha jasa konstruksi asal Bungo yang tidak disebutkan namanya mengakui kepada Bungonews (3/9/2025)
Sumber menyebutkan ” Jika satu kasus suap menyuap proyek terungkap maka yang lainnya akan terungkap karena selama ini rekanan takut buka suara karena masih saja diiming- iming proyek tahun berikutnya dan khawatir terlibat sebagai pelaku yang memberikan suap ” ujarnya menyebut nama instansi yang dimaksud
Tidak hanya itu sumber juga menyebutkan ada komitmen fee proyek antara oknum rekanan dan konsultan dengan oknum pejabat ” Komitmen fee ini dibayar didepan bang ,ada juga yang dibayar setelah pencairan uang muka ” ungkapnya sembari menyebut salah satu oknum rekanan dan oknum pejabat yang dimaksud
Dugaan gratifikasi suap menyuap iming- iming proyek ini dapat dibuktikan dari salah seorang rekanan kontraktor berinisial ” Z” melayangkan surat somasi melalui kuasa hukumnya Faisal,SH.MH yang ditujukan kepada oknum penguasa meminta dikembalikan duit ratusan juta yang telah disetorkan dengan iming- iming proyek namun proyek yang dijanjikan tidak ada
Somasi yang membuktikan adanya perbuatan melawan hukum gratifikasi proyek ( suap menyuap ) ini diakui oleh Z ( kontraktor ) dan pengacara penerima kuasa ” Benar saya sudah memberikan kuasa kepada pengacara agar duit ratusan juta yang sudah saya setor tapi proyek yang dijanjikan tidak ada ” Ucapnya yang dibenarkan oleh Faisal,SH dan Rezky
” Nampaknyo kami diperalat oleh kontraktor ini bang sebab sampai hari ini kontraktor yang memberi kuasa sulit untuk dihubungi , perlu diingat kuasa yang diberikan kepada kami belum dicabut ,dengan demikian kami masih punya hak untuk atas kuasa tersebut termasuk malaporkannya ” ujar Rezky yang dibenarkan oleh Faisal ,SH.MH
Diminta kepada APH untuk mengusut dugaan gratifikasi suap menyuap dan komitmen fee proyek dikabupaten Bungi ( BN )


























Komentar