Bungonews.net, Bungo – Pelaksanaan proyek revitalisasi SMP yang bersumber dari dana alokasi khusus ( DAK ) yang dikerjakan dengan sistem oleh tim pelaksana satuan pendidikan ( TP2SP ) dengan sistem swakelola dikabupaten Bungo sebanyak 10 unit fisik SMP dan 20 unit fisik SD dengan anggaran sebesar Rp.1 Miliar lebih perunit diprediksi akan menuai masalah serus, pasalnya selain tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman teknis dalam pelaksanaanya juga tidak ada transparansi serta terancam tidak akan selesai tepat waktu
Tidak adanya transparansi dalam pelaksanaannya dapat diketahui dari papan proyek yang tidak mencantumkan detail kegiatan dan tidak ada rincian item satuan kegiatan serta pembentukan tim pelaksana yang tidak melibatkan masyarakat hingga hingga penggunaan tenaga kerja
Di SMPN 2 Muko – Muko Bathin VII diakui tim TP2SP lebih mengutamakan pihak sekolah tanpa melibatkan masyarakat, hal ini diakui oleh Ramaini selaku kepsek yang juga penanggung jawab proyek
“Ketua, Sekretaria dan bendahara dipilih dari unsur sekolah ” tuturnya mengakui kepada Bungonews baru – baru ini..
Dalam ketentuan dan regulasi pembentukan tim pelaksana swakelola TP2SP diperbolehkan tim dari ASN hanya penanggung jawab kegiatan dan bendahara saja sedangkan tim yang lainnya termasuk pekerja dari unsur masyarakat setempat.
Sebagaimana kriteria sebagai berikut:
1.Penanggung jawab adalah kepala satuan ( kepsek )
2.Ketua adalah Unsur masyarakat yang memiliki latar belakang konstruksi
3.Sekretaris adalah Unsur masyarakat yang memilki kemampuan administtasi dan pembukuan
4.Bendahara adalah ASN di satuan pendidikan
5.Kepala Pelaksana adalah unsur masyarakat pengalaman,keahlian dan kemampuan dalam mengelola konstruksi bangunan
5.Keamanan adalah unsur masyarakat
Ditanya apa alasan tidak melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya dan tidak menggunakan tukang setempat , Ramaini mengaku masyarakat banyak yang tidak mau ” Dalihnya
Hal ini juga terjadi di SMP Negeri 1 Muko- Muko diakui tukang bangunan dari luar semuanya ,begitu juga halnya dengan SMPN 6 Pelepat Ilir , SMP N 2 Tanah Sepenggal ,SMP N 7 Muara Bungo,SMPN 10 Muara Bungo dan SMPN 2 Pelepat Ilir.
Diminta APH untuk memamggil kepala satuan pendidikan dan kepala dinas pendidikan serta konsultan proyek untuk kembali me- review ulang TP2SP dan melakukan monitoring dan evaluasi ( Monev ) proyek swakelola miliatan rupiah di Dinas Pendidikan kabupaten Bungo ( BN )


























Komentar