Sejumlah Proyek di Bungo Molor dan Diputus Kontrak , Ini Pengakuannya

BUNGO3839 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO -Jelang akhir tahun 2024  sejumlah kegiatan proyek dikabupaten Bungo tidak selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak bahkan  ada juga yang progresnya sangat minim alias ” Proyek gagal “

Kendatipun demikian masih saja ada yang melanjutkan pengerjaan nya  dengan dalih penambahan waktu dengan memberikan sanksi 1/1000 dari nilai kontrak perhari.

Dikonfirmasi persoalan tersebut sejumlah PPTK, PPK dan kepala OPD seolah – olah sengaja menutup- nutupi alias Bungkam

Di Dinas Pemuda olahraga dan pariwisata ( DISPORAPAR ) kabupaten Bumgo puluhan paket proyek pokir anggota dan pimpinan DPRD kabupaten Bungo  ada beberapa  proyek pagar lapangan bola kaki dan gedung serba guna belum rampung dikerjakan bahkan diakui ada yang gagal alias diputus kontrak

” Proyek di Disporapar banyak yang belum selesai dikerjakan bang,kemungkinan bakal ada yang putus kontrak ” tutur sejumlah rekanan kontraktor kepada Bungonews

Dikonfimasi persoalan tersebut, Didik Wahyudi selaku penanggung jawab komitmen ( PPK ) mengakui bahwa puluhan paket  proyek Pokir yang ia kelola tahun ini dipastikan rampung dikejakan  100 persen jelang tanggal 31 Desember 2024 terkecuali beberapa paket yang terpaksa diputus kontrak

” Insya Allah per 31 Desember sudah selesai 100 persen bang  dan ada juga yang terpaksa putus kontrak ” Tulisnya melallui pesan WA sembari menyebut paket dan lokasi proyek pokir yang diputus kontrak tersebut ( 27/12/2024)

Berdasarkan investugasi bungonews.net (25/12/2024 ) ditemukan tidak hanya di Disporapar saja proyek molor bahkan dibeberapa instansi pemerintah daerah ( OPD ) juga ditemukan progres fisik yang masih minim sedangkan waktu pelaksanaan sudah beralhir

” Saya sedang cek proyek dilapangan, nanti saya berikan informasinya ” tutur salah seorang Kadis yang sengaja tidak disebutkan namannya kepada Bungonews ( 25/12/2024 )

Senada dengan itu Indra Kesuma PPK proyek Dinas Kesehatan kabupaten Bungo,mengatakan ” Alhamdulillah beberapa paket kegiatan bisa dirampungkan 100 persen bahkan yang rusak dimasa pemeliharaan pun sudah mulai diperbaiki , hanya ada satu kegiatan yang terlambat dan tidak prediksi  tidak rampung pada tahun 2024 ini ” tuturnya sembari menyebut lokasi proyek miliaran yang dimaksudnya.(27/12/2024)

Keterlambatan pengerjaan proyek yang dimaksudnya disebabkan adanya CCO ” Rekanan mengajukan CCO yang menurut konsultan capainya sebesar Rp.217 juta bang, untuk keterlambatan ini rekanan tetap dikenakan sanksi keterlambatan 1 / permil perhari bang ” pungkasnya

Terkait realisasi proyek tahun 2024 dikabupaten Bungo kabag pembangunan setda Bungo, Irwan Gusnadi belum bisa memberikan penjelasan berapa persen realisasi kegiatan proyek tahun 2024 dan berapa kontrak proyek yang diputus kontrak ” Data ada dikantor, datang saja dihari kerja pak ” tulisnya via WA ( 25/12/2024 )

Tunggu khabar selanjutnya detail hasil investigasi dilapangan di edisi publish berikutnya ( BN – war )

Komentar