Bungonews.net, BUNGO- Usaha mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) salah satu prioritas pemerintah untuk menbangkitkan gaerah perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan.
Dalam prakteknya untuk mendapatkan bantuan modal UMKM itu tidak segampang membalikkan telapak tangan karena penyaluran bantuan modal UMKM melalui instansi terkait, lembaga keuangan dan Perbankan yang ditunjuk oleh pemeriintah membutuhkan persyaratan yang wajib disediakan oleh pelaku UMKM itu sendiri, selain legalitas usaha setidaknya harus ada NIB ( Nomor Indik Berusaha ) tentunya harus melalui proses hingga layak diberikan modal baik bantuan hibah langsung maupun kredit lunak
Diprovinsi Jambi UMKM yang dijadikan program unggulan kepala daerah yang disebut DUMISAKE ( dua miliar satu kecamatan )
Bantuan Dumisake program unggulan Al – Haris gubernur Jambi ini merupakan bantuan modal yang diberikan kepada pelaku UMKM tanpa harus dikembalikan alias bantuan lepas atau Hibah langsung
Sementara dikabupaten Bungo belakangan ini bantuan UMKM disebut – sebut bantuan modal emak – emak dan milineal sebesar Rp.250 juta , belum diketahui secara pasti sudah berapa banyak bantuan tersebut disalurkan.
Dikonfirmasi persoalan tersebut, diakui oleh pihak Dinas Koperindag kabupaten Bungo ternyata tidak pernah pemerintah daerah memberikan bantuan modal ke UMKM terkecuali untuk bantuan peralatan dan pelatihan
” Selama ini tidak pernah pemerintah daerah memberikan bantuan modal UMKM terkecuali berupa bantuan peralatan dan pelatihan ” Tutur sumber berkompeten minta identitasnya tidak dituliskan
Pernyataan sumber ini pun diakui oleh sejumlah kepala bidang di diskoperindag Bungo ” Yo bang dak pernah ado bantuan modal untuk UMKM dari kami terkecuali untuk bantuan peralatan dan pelatihan saja ” tutur sumber mengakui anggaran disediakan dimasing- masing bidang mencapai ratusan juta rupiah
Pengakuan sumber ini dibenarkan oleh kepala BPKAD Kabupaten Bungo, Muhammad Rachmat ” Benar , hanya bantuan peralatan dan pelatihan saja yang disediakan oleh APBD kabupaten Bungo ” Tulisnya melalui pesan WA menjawab pertanyaan Bungonews
Sumber lain yang juga berkompeten mengakui bahwa selama ini bantuan UMKM berupa uang tunai hanya Rp.300. 000 perorang.” Selamo ni sepengetahuan sayo baru sekali dibantu berupa uang sebesar Rp.300 ribu yang bersumber dari APBD, kalau dari Dumisake saya tidak tahu ” Ujar sumber yang juga tidak ditulis namanya.
Berdasarkan data yang berhasil diperoleh sebagai bukti bahwasanya Pemerintah kabupaten Bungo tidak pernah memberikan bantuan modal UMKM kepada pelaku usaha UMKM pada tahun 2022 sebesar Rp.7.177.387.535 namun realisasinya hanya Rp. 6.487.216.352
Tunggu khabar selanjutnya terkait realisasi bantuan peralatan UMKM tahun 2023 dan 2024 ( BN )





















Komentar