Jalan Rusak  Muara Bungo – SPA Kuamang Kuning Kembali Diperbaiki,Ini Harapan Kabid BM DPU Bungo Kepada Rekanan dan Masyarkat

BUNGO817 Dilihat

Bungonews.net,Bungo – BUNGO , Jalan Muara Bungo menuju Kuamang Kuning kecamatan Pelepat Ilir yang selama ini dikeluhkan oleh warga karena rusak parah , berlobang yang menyebabkan pengendara sepeda motor sering mengalami kecelakaan karena terperosok dalam lobang yang dalam dan bahkan  kendaraan roda empat yang sering nyangkut bahkan mengalami kerusakan disaat melintasi ruas jalan dari Muara Bungo menuju Kuamang kuning tersebut , tidak jarang seringkali warga menanam pohon pisang dan pohon tumbuhan lainnya ditengah jalan  sebagai aksi protes atas kerusakan jalan yang kian parah dan bahkan para legislative  di dapil tersebut termasuk ketua DPRD kabupaten Bungo dan wakil Bupati Bungo yang kampung halaman nya melintasi ruas jalan tersebut disorot , sehingga kepedulian mereka terhadap infarstruktur jalan pun dipertanyakan

pelebaran Jalan Perumnas – Bandara Muara Bungo

Kondisi jalan yang rusak parah yang juga menyebabkan terhambatnya lalu lintas jalan  yang sebelumnya ditempuh dengan waktu satu jam setengah sampai dua jam tersebut mulai di perbaiki oleh pemerintah kabupaten Bungo

PERBAIKAN DAN PEMBANGUNAN JALAN  TAHUN 2022

Pada tahun 2022 yang lalu pemerintah kabupaten Bungo melalui dinas PUPR kabupaten Bungo sudah mulai melakukan perbaikan jalan  yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) dan Dana Alokasi Umum ( DAU)  dengan anggaran sebesar Rp. 23 miliar diantaraya pembangunan jalan rigid beton sepanjang 1 KM di bangun dari simpang Bandara Muara Bungo ke dusun danau ,peningkatan jalan sepanjang 400 meter,perbaikan jalan Purwosari dan jalan kantor camat dan pemeliharaan jalan simpang bandara.

Pada tahun 2022 itu juga dilakukan perbaikan dan penanganan jalan dari SPA Kuamang Kuning menuju dusun Tirta Mulya  yang bersumber dari anggaran APBD provinsi Jambi sebesar Rp. 15 Miliar

 

PERBAIKAN ,PENINGKATAN DAN PEMBANGUNAN JALAN TAHUN 2023

Kegiatan infrastuktur jalan dari Muara Bungo menuju Kuamang Kuning- Pelepat Ilir pada tahun 2022 yang lalu belum sepenuhnya mampu mengatasi kerusakan jalan  akibat armada angkutan TBS yang melebih tonase dan angkutan material bangunan yang melebihi tonasi dan klas jalan sehingga tahun 2023 pemerintah kembali mengalokasikan dana untuk ekontruksi jalan, pemeliharaan dan rigid beton

Upaya pemerintah kabupaten Bungo melalui anggaran yang bersumber dari dana bantuan pemerintah Perumnas, rigid beton jalan simpang bandara- Dusun Danau, jalan dusun Danau- Muara Kuamang dan bangunan bawah Jembatan Sungai Aburan .

Hal ini diakui oleh kepala bidang Bina Marga DPUPR kabupaten Bungo, Dwi Herwido,ST

“ Ada beberapa kegiatan diruas jalan Muara Bungo menuju Kuamang  yang sedang dikerjakan oleh rekanan, diantaranya peberan jalan Perumnas sepanjang 1 KM, Pembangunan jalan rigid beton jalan simpang Bandara – Dusun Danau sepanjang 1 KM, Rigid beton jalan dusun Danau – Muara Kuamang sepanjang 1 KM,bangunan bawah jembatan sungai Aburan  1 unit  serta jalan rigid beton jalan simpang badara – dusun Danau yang merupakan Hibah dari Provinsi Jambi “ Tutur Dwi Herwindo kepada Bungo news (29’08/2023 )

Memasuki musim penghujan tentunya akan menjadi kendala bagi rekanan kontraktor untuk melanjutkan pekerjaan di lapangan  , Dwi menekankan kepada rekanan agar lebih meningkatkan kesiapan dilapangan

“ Mengingat cuaca yang tidak bisa diprediksi diharapkan kepada rekanan agar lebih meningkatkan kesiapan dilapangan baik peralatan maupun material “ Ucapnya

Tidak hanya itu, untuk mencapai kualitas pekerjaan yang lebih baik serta pekerjaan dapat dilakukan dengan efektif dan efesien  rekanan diminta untuk berkoordinasi dengan pihak direksi dan konsultan

“Rekanan harus selalu berkoordinasi dengan pihak direksi dan konsultan tentang metode pelaksanaan yang akan dilakukan agar tercapai kualitas pekerjaan dengan yang baik serta pekerjaan dapat dilakukan dengan efektif dan efesien “ tutur nya berharap

Kepada masyarakat pengguna jalan agar bersama –sama memelihara jalan yang telah dibangun dengan memperhatikan batas  tonase yang diizinkan “ tutupnya ( BN –war )

 

 

 

Komentar