Bungonews.net, BUNGO – Kurang optimalnya dan lemahnya pengawasan Proyek kementerian agama senilai Rp. 2,2 Miliar ( 2.250.850.000,- ) pembangunan RKB MTsN 2 Bungo ini tidak bisa diselesaikan tepat waktu
Kendatipun proyek RKB yang dikerjakan oleh CV.Kenari Jaya tidak mampu diselesaikan tepat waktu sebagaimana kontrak hingga tanggal 15 November 2022 namun pihak rekanan kontraktor masih berupaya mencari celah agar dana proyek tidak dikembalikan ke kas Negara dengan cara mengajukan perpanjangan kontrak dengan alasan keadaan cuaca musim hujan
” Sudah pasti terlambat, kontrak tinggal beberapa hari lagi ” Ujar sumber Bungonews ( 7/11/2022)
Informasinya rekanan akan mengajukan perpanjangan kontrak dengan alasan cuaca hujan , jika hujan dijadikan alasan untuk perpanjangan kontrak saya rasa kurang tepat karena hujan tidak terjadi terus menerus sehingga tidak begitu mempengaruhi pekerjaan fisik dilapangan , buktinya nya prroyek yang lain bisa selesai tepat waktu ” Ujar sumber menjelaskan
Lebih lanjut dijelaskannya , ” Penyebab keterlambatan adalah kurang optimalnya pengerjaan dilapangan , kurangnya personil dan tidak adanya lembur dan kurang seriusnya rekanan serta kurang pengawasan lah penyebab utamanya ” Tegasnya
Masih ada pekejaan lain yang belum disentuh yakni pekerjaan optimalisasi dan pekerjaan perbaikan pagar ,jalan dan gedung yang rusak akibat pembangunan RKB tersebut , imbuhnya sembari mengatakan bahwa progres fisik proyek RKB MTsN 2 Bungo paling banget antara 50- 60 persen
Kurangnya pengawasan proyek RKB MTsN 2 Bungo ini dapat dibuktikan dari keterlambatan proyek tersebut , tidak diterapkannya K3 , tidak adanya pagar pengaman proyek serta tidak berfungsinya direksi keet dilapangan
Patut dipertimbangkan alasan perpanjangan kontrak dari rekanan dan patut di khawatirkan terjadinya pencairan dana tidak sesuai progres fisik dilapangan jelang akhir tahun 2022 ini ( BN .R.001)





















Komentar