Tim liputan khusus Investigasi
Sabtu pagi ( 17/09/2022) tim gabungan media cetak dan online melakukan liputan khusus Investigasi sejumlah proyek

Untuk bisa mencapai lubuk beringin tim harus melewati kecamatan Bungo Dani , Kecamatan Muko- Muko Bathin VII, kecamatan Rantau pandan dan kecamatan Bathin II ulu dengan jarak tempuh sekitar 47 KM .

Memasuki desa lubuk Mayan – Rantau duku kecamatan Rantau pandan di beberapa titik ruas jalan terlihat berlobang yang dipenuhi rerrumputan dan semak belukar di sepanjang jalan seakan – akan tidak ada perawatan dan pemeliharaan

Selain kondisi jalan yang memprihatinkan di sepanjang jalan yang tidak jauh dari pinggiran sungai Batang Bungo terlihat airnya tidak jernih lagi , kondisi air keruh kuning dan berlumpur ini ditemukan hingga jembatan Rantau Pandan menuju dusun Lubuk kayu Aro
Ternyata sumber air keruh berasal dari sungai kecil yang bermuara ke sungai Batang Bungo tersebut
Menurut keterangan warga setempat ada aktifitas penambangan emas ilegal di ulu sungai yang diduga penyebab keruhnya sungai Batang Bungo tersebut
“informasinya ada aktifitas penambang emas tanpa izin di ujung sungai, aktifitas PETI itu lah penyebab sungai Batang Bungo ini keruh ” Tutur salah seorang Rio ( kades Red ) kepada tim investigasi
Sebelum sampai ke Luber tim singgah di puskesmas Rantau pandan yang tidak jauh dari pasar dan bersebeleahan dengan rumah dinas Camat Rantau pandan
Dilokasi puskesmas Rantau pandan ini terlihat ada pekerjaan pembangunan ruang kerja yang dikerjakan oleh rekanan kontraktor Mr.A group yakni CV Bintang Persada
Proyek yang tidak mencantumkan sumber pendanaan ini ternyata dianggarkan dana pembangunannya sebesar Rp. 1,6 miliar ( 1.626.442.000,- )
Dilokasi proyek ditemukan pasangan pondasi tidak menggunakan pasangan batu gunung atau pasangan batu kali melainkna menggunakan batu bata yang yang ditambah dengan sloop balok
Diakui oleh pekerja bangunan bahwa pondasi nya menggunakan batu bata karena untuk menutupi adanya penambahan pekerjaan lain ” Sengaja tidak pasang batu gunung atau batu kali dan diganti dengan batu bata saja karena untuk menutupi kekurangan biaya pada pekerjaan lain ” ujar mandor proyek
Menurutnya perubahan tersebut sepengetahuan konsultan dan direksi teknis ” Konsultan dan orang PU mengetahui perubahan pondasi itu pak ,” Tambahnya
Ditanya persoalan lantai kerja yang dipersoalkan sebelumnya dikatakannya hanya kesalah pahaman saja ” kami sengaja mengecor lantai karena untuk menghindari penggunaan papan alas tiang skor coran lantai dua pak ” Kilahnya
Ditanya apakah coran yang sifatnya sementara tersebut akan dibongkar lagi atau di timpah dengan coran lantai permanen nantinya ? Mandor proyek mengakui ” Tidak di bongkar lagi pak tapi coran itu lah yang akan dipergunakan untuk coran lantai dasar nantinya ” ujarnya menjelaskan
Pada pekerjaan tiang balok terlihat coran tidak rata dan ber rongga begitu juga pada pekekerjaan pondasi yang dari bata hanya selapis tersebut.
Kuat dugaan proyek pembangunan ruang kerja Puskesmas Rantau Pandan ini dikerjakan tidak mempedomani specfikasi teknis dan tidak mengikuti gambar .
Setelah melakukan investigasi pada proyek Puskesmas Rantau Pandan tim melanjutkan perjalanan menuju luber
Diluber ini terlihat sejumlah bangunan sudah tidak berfungsi dan sudah rusak yang membutuhkan perawatan dan perbaikan dari pemerintah dan masih banyak pekerjaan konstruksi proyek lainnya di sepanjang jalan Batang Bungo yang diduga dikerjakan asal jadi termasuk pekerjaan yang menggunakan dana desa yang akan dipublish di media ini ( tim )


























Komentar