Bungonews.net, BUNGO- Kurang perhatian dan tidak seriusnya serta kurang tegasnya pemerintah daerah terhadap developer perumahan KBPC dan Azizah yang tidak menepati janji memperbaiki saluran pembuangan penyeb terjadi genangan air disaat musim hujan membuat warga kesal dan bahkan mengancam akan menggelar aksi demonstrasi

Hari ini Selasa (13/09/22) komplek perumahan lintas Asri yang dihuhi oleh mayoritas pejabat ASN kembali dilanda banjir yang disertakan lumpur
” Sudah berulang kali warga melalui musyawarah meminta saluran parit dua perumahan KBPC dan Aziziah memperbaiki saluran air. Tapi, sama sekali tidak dipedulikan ,Pemerintah daerah juga berpangku tangga. Warga sudah kesal dan merencanakan aksi demo,” tutur Rully dengan nada kesal.
Selanjutnya, ketua RT 13 Junaidi juga mengungkapkan kekesalannya, atas ketidak pedulian atas insiden yang berulangkali dirasakan warganya termasuk rumah pribadi nya.
” Sumber air besar yang masuk ke perumahan jelas dari KBPC dan Aziziah,” ujarnya.
Kecaman senada juga disampaikan oleh ketua RT 34 Abu, janji dan janji kedua perusaan KBPC dan Aziziah selama ini sama sekali tidak diindahkan. Bukti nyata terjadi kali ini, air berlumpur kembali masuk rumah.
” Warga sudah geram kalau menunggu tindakan dari pemerintah yang paham atas aturan. Kita juga sepakat atas permintaan warga mengelar aksi demo ke dua perumahan, bupati dan DPRD ,” ungkapnya.
Pantauan dilapangan, akibat banjir lumpur banyak alat rumah tangga warga yang rusak dan sulit membersihkan. Banjir kali ini, hampir seluruh perumahan di BTN digenangi air , padahal hanya dilanda hujan satu jam. Kalau kondisi ini dibiarkan, warga memprediksi BTN lintas Asri akan terendam terus, setiap kali dilanda hujan.(BN/ ANS)


























Komentar