Bungonews net, BUNGO – Problem perusahaan milik daerah ( BUMD ) PT.Bungo Dani Mandiri Utama ( BDMU ) tidak saja tidak memberikan kontribusi bahkan perusahaan ini juga tidak memiliki bidang usahan pitensial , lebih parahnya lagi saham yang ada di PKS .PT.Bungo Limbur pun sudah dijual tanpa dengan alasan yang jelas serta tidak diketahui kemana rimbanya.
Begitu juga halnya persoalan aset baik gedung , tanah maupun Kendaraan roda 4 yang juga tidak ada kejelasan ,tidak kalah penting nya pola kerjasama dengan perusahaan lain dengan alasan mitra diduga kuat hanya menguntungkan sekelompok oknum saja
Carut marut PT BDMU perusahaan Milik daerah ini ditangapi serius oleh Darmawan F.SH anggota DPRD Bungo , ia meminta kepada BPK RI neng Audit PT BDMU ” Kami minta kepada BPK untuk mengaudit PT.BDMU / BUMD karena sangat parah ,jika perlu datangkan akuntan publik ” Tutur Darmawan baru – baru ini kepada Bungo news .
Sementara penggiat anti korupsi Bungo , JP dengan mengatakan , ” Selama ini anggota dewan Bungo ini kemana saja ? hanya bisa berdiam diri saja ” Tuturnya
lebih lanjut ditegaskannya, semestinya dewan turut serta mengawasi dan mengevaluasi serta memahami regulasi agar perusahan milik daerah bisa berjalan dengan baik karena uang yang digunakan adalah uang daerah dan tidak perlu berdiam diri saja ,yang terpenting jangan hanya bisa gertak saja tanpa ada tindakan.Sebab bisa saja kebijakan kepala daerah berdampak luas pada kehidupan masyarakat , jika tidak peluang korupsi pada perusahaan milik daerah akan lebih besar , Semestinya dewan mengetahui apa saja usaha BUMD dan seberapa banyak dana penyertaan modal daerah dan pengembaliannya ,termasuk aset dan lain sebagainya , yang terpenting langkah apa yang harus di lakukan untuk memajukan BUMD .jika tidak tutup saja BUMD itu ” Tegasnya ( BN .R.001-/ JP )


























Komentar