Tertangkap Basah Berduaan Dengan WIL , Datin Cilodang Minta Oknum Kepala Kampung Dipecat

BUNGO359 Dilihat

Bungonews.net,BUNGO – Salah Seorang Kepala Kampung Dusun Cilodang Kecamatan Pelepat kabupaten Bungo – Jambi berinisila ” T” yang sebelum nya disidang adat di kantor camat karena diduga telah melanggar adat berduaan dengan isteri warga setempat berinisial ” W” yang merupakan wanita idaman lain ( WIL )

Sabtu ( 15/01/22) sekira pukul 11,00 wib kembali mengulangi perbuatanya dan diketahui oleh R suami dari W yang disaksikan oleh Yanto warga setempat.
Dalam peristiwa yang memalukan tersebut Handphone milik ” T” tertinggal dirumah WIL nya .”W’ sehingga dia amankan dan dijadikan barang bukti.

” Kejadian ini sudah dilaporkan ke Datin ( Kades Red ) dan akan dibicarakan dengan Lembaga adat Melayu ( LAM) dusun Cilodang” Tutur Sumber

 

Atas kejadian ini Yanto yang bersaksi, melaporkan hal ini ke Datin cilodang Edoh, dan Datin berjanji akan membicarakan nya dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Dusun Cilodang.

Kejadian ini sudah berulang kali dilakukan oknum kepala kampung, yang pertama di maafkan, kedua disidangkan oleh lembaga adat, dan ini yang ketiga kalinya. sepertinya tidak ada efek jera dan juga pemerintahan dusun Cilodang sepertinya kurang tegas. Tambahnya lagi.

Edoh Datin Rio dusun Cilodang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut ” Ya benar , kejadian ini sudah disampaikan kepada ketua LAM agar segera musyawarah dan saya akan saya laporkan kepada camat dan berharap agar oknum kepala kampung di pecat karena sudah mencoreng nama baik dusun Cilodang , selain pemecatan hukum adat harus dilaksanakan ” Ujar Edoh

Agus Kusnandar selaku ketua LAM Disusun Cilodang kepada wartawan mengatakan jika beliau sudah mengetahui hal tersebut dan menerima laporan secara lisan dari buk Datin Cilodang,

” Iya sudah saya terima laporan dari buk Datin secara lisan, sesuai perjanjian nya di sidang sebelum nya waktu kejadian kedua, oknum pelaku berjanji jika melakukan lagi bersedia di pecat, dan tetap secara adat satu ekor kerbau seasam segaram semanis tidak bisa ditawar lagi. ” Ujar nya

( BN.R.001)

Komentar