Woow, !! SudahTiga Hari Jalan Ke Limbur Diblokir,Warga Desak Hentikan Excavator PETI di Hulu Sungai Batang Tebo, Begini Pengakuan Camat

BUNGO358 Dilihat

Bungonews.net, Bungo- Sudah tiga hari akses jalan menuju Limbur lubuk Mengkuang lumpuh akibat jalan utama di dusun Pelayang di blokir oleh warga.

Jalan sengaja diblokir oleh warga karena kesal sungai keruh dan tidak dapat digunakan oleh warga karena aktivitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) yang menggunakan excavator di hulu sungai Batang Tebo tepatnya dalam wiliayah Limbur lubuk Mengkuang sedangkan sumur warga sudah kering akibat musim kemarau.

” Kami sengaja menutup jalan ini karena sungai Batang Tebo ini sudah keruh akibat PETI menggunakan Excavator,.kami minta pemerintah daerah, Polisi dan TNI segera menindak PETI di Hulu sungai, kami tidak akan membuka jalan ini sebelum excavator keluar dan aktivitas PETI dihentikan ” ujar warga setempat.

Aksi pemblokir jalan yang sudah tiga hari berlangsung ini ramai disebarkan di medsos Facebook dan tiktok dan group whatsaap

Tokoh masyarakat Limbur Linmbur lubuk Mengkuang Hamid membenarkan peristiwa pemblokiran jalan menuju Limbur lubuk Mengkuang ” Sampai hari ini masih diblokir oleh warga bang, warga menuntut excavator PETI dihulu sungai Batang Tebo keluar dan menghentikan aktivitas menambang , warga tidak menuntut banyak warga hanya minta sungai kembali jernih dan dapat dimanfaatkan oleh warga karena sumur mereka sudah kering semua ” tutur Hamid sembari menyebut jumlah excavator PETI yang beroperasi dihulu sungai Batang Tebo

Haspadilah PLT camat Bathin II Pelayang diminta dikonfirmasi kondisi dan situasi terkini pasca pemblokiran jalan di dusun Pelayang mengatakan jalan masih diblokir oleh warga, ditanya apakah sudah ada upaya mediasi dan rencana penertiban PETI dikatakannya ” Masih ditutup bang , untuk upaya penertiban PETi sebaiknya tanya ke yang berwenang saja ” Ucapnya melalui whatsaap. ( 23/9/2026 )

Pengakuan PLT Camat Bathin II pelayang ini membuktikan bahwa sampai saat ini jalan masih di blokir oleh warga sekaligus menjawab video yang sengaja disebarkan seakan – akan alat berat diamankan ( BN )