Karhutla Kembali Terjadi di Bungo, Puluhan Hektare Kebun Karet dan Sawit Terbakar di Karak Apung

PERISTIWA203 Dilihat

Karhutla Kembali Terjadi di Bungo, Puluhan Hektare Kebun Karet dan Sawit Terbakar di Karak Apung

Bungonews.net, Bungo,-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Bungo. Kali ini, api melahap puluhan hektare lahan kebun karet, sawit dan semak belukar di kawasan Kampung Karak, Dusun Karak Apung, Kecamatan Batin III Ulu, Kabupaten Bungo, Selasa (16/9/2026).

Menurut warga Dusun Karak Apung Doni Putra, kebakaran diketahui sejak Selasa (15/09/2026) sore dan api terus membesar sehingga sulit dipadamkan. Titik api berada di sisi utara pemukiman utama warga.

“Sejak sore mulai terlihat api membesar, hingga pagi ini belum juga padam. Semoga tidak tambah luas area yang terbakar,” jelasnya.

Ia menambahkan, api sulit dipadamkan karena akses menuju titik api sulit dicapai. Selain itu, di Kecamatan Batin III Ulu tidak ada pos pemadam kebakaran yang dilengkapi fasilitas yang layak untuk menangani kebakaran. Pos pemadam kebakaran yang lengkap terdekat ada di Kecamatan Rantau Pandan, tapi kondisi kendaraan dalam keadaan tidak siap pakai.

“Titik api sulit dicapai dengan kendaraan besar seperti pemadam kebakaran. Ditambah lagi banyak ranting dan daun kering, sehingga api cepat membesar,” imbuhnya.

Doni berharap, pemerintah daerah dan pihak terkait ikut terlibat dalam proses pemadaman api karena asap tebal mulai mengganggu udara di Dusun Karak Apung dan sekitarnya. Karena dekatnya titik api ke pemukiman, dikhawatirkan mengganggu pernafasan bayi, Anak-anak, ibu hamil, lansia dan masyarakat pada umumnya.

“Asapnya sudah tebal. Di sekitar ini banyak anak kecil, bayi, dan ibu hamil. Bisa mengganggu pernafasan. Semoga pemerintah menurunkan tim lebih banyak dalam pemadaman api ini,” pintanya.

Senada dengan Doni, warga lain yang bernama Aldi menjelaskan jika titik api berada tidak jauh di dekat kebun sawit yang baru ditanam. Meskipun luasnya tidak seberapa, tapi ia cukup sedih jika kebunnya habis kebakaran.

“Titik api di tengah kebun, sulit aksesnya. Tim pemadam kebakaran kesulitan masuk. Kebun kami terancam kebakaran, karena api terus membesar,” tandasnya. ( BN )

Dilaporkan oleh : Syarif Abdurrahman
Editor : Azwari

Komentar