Ratusan Juta Dana Baliho Diskominfo Bungo Kian Menarik ,APH Diminta Bongkar Aliran Anggarannya

BUNGO194 Dilihat

Bungonews.net,Bungo-Anggaran baliho di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bungo kembali menjadi sorotan. Pasalnya, Kepala Diskominfo Bungo, Taufik Hidayat, SE, mengakui anggaran baliho berada di kisaran Rp500 jutaan per tahun, sementara total anggaran baliho dan media mencapai Rp834,934 juta.

Menurut Taufik, dari total tersebut sekitar Rp300 juta merupakan anggaran media mitra Pemda Bungo, sedangkan sisanya diperuntukkan bagi baliho.
“Benar bang, anggaran untuk baliho dan untuk media sebesar Rp834.934.000 per tahun. Anggaran tersebut sudah termasuk media sebesar Rp300 jutaan sehingga anggaran untuk baliho kisaran Rp500 jutaan pertahun,” ujar Taufik kepada Bungonews baru -baru ini

Pernyataan tersebut menjadi penting karena sebelumnya beredar informasi yang mempertanyakan kebenaran angka anggaran baliho tersebut.Bungonews kembali melakukan konfirmasi kepada Kepala Diskominfo Bungo sekaligus memberikan kesempatan untuk melakukan klarifikasi apabila terdapat kesalahan dalam pemberitaan.
Namun melalui pesan WhatsApp pada 7 September 2026, Taufik justru menegaskan “Tidak perlu bang karena sudah benar karena kami tidak pernah konter berita Abang karena berita Abang mempertanyakan anggaran baliho dan Abang selalu konfirmasi ,” tulisnya.

Ia juga menegaskan, jika terdapat statemen yang menyebut pemberitaan tersebut tidak benar, hal itu bukan berasal darinya. Ia bahkan menyatakan akan menegur staf apabila ada yang menyampaikan pernyataan tersebut.

Diketahui RKA 2026 Hanya Rp217 Juta,Dalam dokumen tersebut tercatat belanja dan pemasangan baliho sebesar Rp217 juta, dengan volume 3.100 meter dan harga Rp70.000 per meter.
Selain itu, terdapat anggaran belanja cetak spanduk sebesar Rp48 juta.

Angka tersebut cukup menjadi alasan untuk meminta keterbukaan mengenai rincian kegiatan, volume, kontrak, lokasi pemasangan, penyedia jasa, pembayaran dan laporan pertanggungjawaban.
Apalagi, anggaran baliho tahun 2026 disebut-sebut tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Atas kondisi tersebut, APH diminta tidak hanya memeriksa anggaran tahun 2026, tetapi juga menelusuri anggaran baliho dan reklame Diskominfo Bungo pada tahun-tahun sebelumnya.
Terlebih, persoalan anggaran baliho dan reklame pasca-Covid-19 sebelumnya sempat menjadi perhatian dan menyeret pejabat Diskominfo Bungo.

Tunggu saja hasil investigasi pada edisi berikutnya ( BN )

Komentar