Terkait Mobnas Yang Digadaikan Kabid dan Proyek Turap Puluhan Miliar, Begini Pengakuan Kaban BPBD Bungo

BUNGO346 Dilihat

Bungonews.net, Bungo-Kasus digadaikannya mobil dinas ( Mobnas ) Toyota Hilux, Sepeda Motor, ginset dan 2 Unit Laptop oleh Kabid Darlog BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo yang ramai di publikasi dan viral di medsos serta persoalan proyek turaf tahun 2025 sebesar Rp.23 miliar yang berlokasi di dusun Sepunggur yang dikerjakan oleh PT.Dua Satu Konstruksi Bengkulu dan lokasi dusun Batu Kerbau kecamatan Pelepat yang dikerjakan oleh CV.Bangun Sarana Cipta Padang, ditanggapi serius oleh Zainadi Kepala BPBD Kabupaten Bungo

Dikatakan dan dibenarkannya bahwa aset berupa Mobnas,sepeda motor ,ginset dan 2 unit laptop memang benar digadaikan oleh Tejo kepala Bidang Darlog di Instansi nya

“Memang benar mobil dinas,laptop,sepeda motor dan ginset kantor telah digadaikan oleh Tejo Kabid Darlog ” Tutur Zainadi sengaja menghubungi bungonews baru – baru ini

Zainadi membantah isu aset yang digadaikan dikarenakan untuk menutupi biaya operasional ” Tidak benar kalau dikatakan untuk menutup biaya operasional,ini adalah murni perbuatan oknum dan tidak benar untuk menutupi biaya operasional ” Tegas Zainadi sembari mengakui bahwa perbuatan yang sama juga pernah dilakukan oleh oknum di tempat kerja di instansi lain

Diakui oleh sumber bahwa masalah aset yang digadaikan tersebut sudah diperiksa oleh inspektorat dan sudah dilirik oleh Tipidkor
” Infonyo tadi inspektorat lah kekantor ngecek unit yang di gadai, dan Tipikor jugo ndo, Mudahan2an segera menjadi bahan evaluasi menyeluruh khususnya pimpinan badan oleh kepala daerah demi berjalan nya tupoksi penyelamatan dan tupoksi stabilitas keamanan dan politik di daerah ” Aku sumber melalui pesan WhatsApp ( 10/3/2026 )

Kembali ditanya tindak lanjut, apakah aset yang digadaikan sudah dikembalikan dan apakah sudah diberikan sanksi terhadap pelaku, Zainadi mengatakan ” Sudah dikembalikannya semua, dan beliau juga sudah membuat surat pernyataan” Ujar Zainadi

inspektorat Bungo sudah memeriksa yang bersangkutan, hasilnya nanti diserahkan ke pimpinan untuk diambil sanksi” ujarnya

Terkait persoalan proyek turap di dusun Sepunggur dan dusun Batu Kerbau yang dikerjakan oleh kontraktor dikatakannya sudah selesai 100 persen ” Kalau proyek di Batu Kerbau dan Sepunggur sudah siap seratus persen, dan denda keterlambatan pun sudah disetorkan ke Kas ,untuk bukti setoran denda keterlambatan ada dikantor ” imbuhnya ( BN )

Komentar