Terkait Lapak Bazar dan Pasar Tumpah, Ormas Gempur dan LSM Inakor Gelar Aksi Demo Desak Tutup dan Usut Pungli

BUNGO9 Dilihat

Bungonews.net, Bungo -Bazar dan pasar tumpah yang setiap tahun di gelar dipasar bawah Muara Bungo kembali mendapat sorotan tajam dari ormas Gempur dan LSM Inakor Bungo,Senin (2/3/2026 )

Dihalaman kantor Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan ( Koperindag ) kabupaten Bungo, puluhan massa di bawah komando Ormas Gempur dan LSM Inakor menggelar aksi demo, menuntut agar bazar dan pasar tumpah ditutup karena tidak berizin ( ilegal ) sehingga berpotensi pungli.

” Kami minta bazar dan pasar tumpah di pasar bawah yang menggunakan fasilitas umum tidak memiliki izin ( ilegal ) dan Pungli terstruktur harus ditutup ” Teriak Alpindo Mustakim Ketua Ormas Gempur saat berorasi

Selain itu pedagang pasar tumpah dan bazar mayoritas dari luar daerah sehingga mematikan usaha pedagang lokal di kota Muara Bungo , Teriaknya kian keras

Teriakan Alpindo Mustakim kian menggemah dan menggelegar di ruang kadis Koperindag saat dilakukan dialog yang disusul oleh Pahlefi sambil memukul meja rapat.

” Karena Bazar dan Pasar tumpah tidak memiliki izin harus ditutup dan pungutan yang tidak memiliki dasar hukum ( perda ) adalah PUNGLI dan harus ditindak ” Teriak Pahlefi dengan nada keras, tinggi sambil memukul kepalan tangannya ke meja

Dikatakannya, Pungli yang dilakukan di Bazar dan Pasar tumpah tidak hanya pada tahun ini saja,beberapa tahun sebelumnya juga dibiarkan, dan itu harus diusut tuntas , tambahnya sembari minta penegasan dari APH

Sementara Zamroni, S.Ag yang baru beberapa Minggu menjabat kepala Dinas Koperindag Bungo tidak bisa berbuat banyak, disampingi oleh Rusdi Kabid Perdagangan Zamrony mengatakan ” Saya tidak bisa berbuat banyak, kalau harus ditutup saya pun tidak bisa menolaknya, saya baru disini dan perlu belajar banyak, untuk diketahui pasar Bazar dan Pasar tumpah yang setiap tahun digelar disaat ramadhan di pasar bawah ini melibatkan banyak pihak dan instansi dan harus dilaksanakan rembuk bersama antar instansi di DPRD Bungo “Ucap Zamroni

Dalam kesempatan itu Zamroni memperlihatkan, izin keramaian dari Polres Bungo, rekomendasi dari Lurah, Camat dan rekomendasi pemakaian jalan dari dinas perhubungan kabupaten Bungo

Sementara, Nanang kepala UPT Pasar dengan tegas mengatakan bahwa setiap tahun bazar dan pasar tumpah di gelar di pasar bawah Muara Bungo oleh organisasi profesi pedagang mustahil tidak sepengetahuan pemerintah dan dipastikan ada masalah serius didalamnya,terutama Masalah tempat dan besarnya pungutan, untuk itu diperlukan koordinasi semua pihak ” tutur nya

Nanang menegaskan bahwa persoalan bazar dan pasar tumpah hari ini adalah persoalan pembagian tempat , persoalan tempat bazar masing-masing organisasi saya jamin akan disegerakan diselesaikan dengan baik ” Tegasnya

Massa pun membubarkan diri sembari menunggu apakah persoalan tempat alias jatah lapak ini bisa di selesaikan atu justeru sebaliknya ( BN- war )

 

Komentar