Bungonews.net,Bungo-Kondisi ruas jalan dari Simpang Wisata Alam Sungai Arang (WASA) menuju BTN Lintas Asri hingga kawasan perumahan Bungo City Residence kian memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses penghubung dari Jalan Lintas Sumatera menuju Jalan Batang Bungo itu dipenuhi lubang dan kerap tergenang air, terutama saat hujan turun.

Keadaan tersebut mendorong warga Kampung Bumbung Jaya, Dusun Sungai Arang, Kecamatan Bungo Dani, untuk bergerak bersama. Pada Minggu (28/12/2025), masyarakat menggelar gotong royong memperbaiki jalan rusak, dipimpin langsung oleh Kepala Kampung Bumbung Jaya, Muhammad Redho.

Kegiatan gotong royong ini turut dihadiri Wakil Bupati Bungo, H. Ust. Tri Wahyu Hidayat, yang datang bersama Camat Bungo Dani, Datuk Rio Sungai Arang. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Bungo itu menambah semangat warga yang sejak pagi berjibaku menutup lubang jalan dengan peralatan seadanya.
Di sela-sela kegiatan, Wabup Ust. Tri Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa budaya gotong royong akan terus ia galakkan bersama masyarakat. Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan dan fasilitas umum.
“Kami baru saja gotong royong di Kampung Nusa Indah. Insya Allah, budaya gotong royong bersama masyarakat ini akan terus kita galakkan setiap hari Minggu,” ujar Wabup.
Ia juga berjanji akan kembali ke Kampung Bumbung Jaya dalam dua pekan ke depan untuk kembali bergotong royong. Bahkan, Wabup memastikan akan membantu penyediaan material yang dibutuhkan warga.
“Dua minggu ke depan kita gotong royong di Dusun Suka Jaya, dan juga di Kampung Bumbung Jaya ini. Untuk material seperti pasir dan semen, insya Allah akan saya bantu saat gotong royong nanti,” ucapnya sembari terus mengayunkan cangkul di tangannya.
Diketahui, ruas jalan WASA menuju BTN Lintas Asri yang mengalami kerusakan parah tersebut sebenarnya telah beberapa kali diusulkan untuk diperbaiki. Pihak PUPR Kabupaten Bungo juga sudah melakukan survei dan pengukuran, namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan.
Masyarakat berharap, pada tahun 2026 mendatang, jalan rusak di kampung yang juga dikenal sebagai kampung kelahiran Bupati Bungo itu dapat segera diperbaiki secara permanen demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
(BN–war)





















Komentar