Pernyataan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, mengenai pentingnya kejujuran dan integritas dalam pelayanan publik menjadi sorotan setelah dirinya justru terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ironisnya, penangkapan tersebut terjadi hanya sehari setelah Ardito menyampaikan pesan antikorupsi dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025.
KPK menyatakan OTT itu berkaitan dengan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Peristiwa ini menimbulkan ironi sekaligus kontradiksi antara pernyataan moral yang disampaikan di ruang publik dengan dugaan praktik korupsi yang kini tengah diusut.***





















Komentar