Bungonews.net, Bungo – Kepedulian Bupati Bungo H. Dedy Putra, SH, M.Kn terhadap dunia pendidikan kembali terbukti. Menyikapi laporan kerusakan sekolah dasar di beberapa wilayah, orang nomor satu di Kabupaten Bungo itu langsung bergerak cepat.
Puluhan sekolah SD dan SMP di Bungo tahun ini mendapat sentuhan revitalisasi, baik melalui dana APBN, DAU-SG, maupun APBD. Namun, tak hanya proyek yang sudah terdaftar, sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat dan luput dari daftar rehabilitasi juga tak luput dari perhatian.
Salah satunya SD 99/II Marigeh di Kecamatan Bathin III Ulu dan SD 80/II Tukum II di Kecamatan Jujuhan. Setelah kondisi bangunan dua sekolah ini dipublikasikan Bungonews, Bupati Dedy Putra bersama Wakil Bupati H. Tri Wahyu Hidayat dan instansi terkait langsung turun meninjau lokasi.
Tak sekadar melihat, Bupati pun memerintahkan Bappeda untuk segera mengalokasikan anggaran perbaikan, bahkan menambahkan kegiatan pembangunan jamban sekolah agar fasilitas lebih layak.
“Alhamdulillah, SD kami sudah diperbaiki tahun ini, Bang,” tutur salah seorang guru SD 99/II Marigeh kepada Bungonews penuh haru.
Kepala Bidang Dikdas Disdikbud Bungo, Zeka Apriadi, sebelumnya juga memastikan bahwa SD 99/II Marigeh akan segera direhab. Kini janji itu terealisasi — pekerjaan dilakukan oleh CV. Dhimas Bersaudara dengan nilai kontrak Rp 553 juta.
Kepada Bungonews, Bupati Dedy Putra menegaskan komitmennya menjaga kualitas pembangunan di sektor pendidikan.
“Alhamdulillah tahun ini puluhan SD dan SMP kita direhab dari berbagai sumber dana, baik APBN, DAU-SG, maupun APBD. Saya minta pejabat terkait jangan lengah. Kontraktor harus bekerja profesional, tepat waktu, dan menjaga mutu,” ujarnya tegas di rumah dinas beberapa waktu lalu.
Bupati juga mengajak masyarakat ikut mengawasi.
“Mari sama-sama kita awasi. Kalau ada yang main-main, laporkan langsung ke saya. Saya tidak ingin program revitalisasi pendidikan di Bungo bermasalah dan menghambat bantuan tahun berikutnya,” pungkasnya.
( BN- war )















Komentar