Diduga, Ratusan Juta Beasiswa PIP Siswa MAN 3 Bungo “Disunat” Kemenag Jangan Berpangku Tangan

BUNGO1093 Dilihat

Bungonews.net, Bungo– Ratusan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bungo mengaku hanya menerima sebagian kecil dari Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025. Bantuan yang seharusnya utuh Rp1,8 juta per siswa, diduga dipotong oknum Kepala Sekolah dengan dalih untuk biaya SPP, infaq, hingga foto ijazah.

Sejumlah wali murid menyesalkan praktik ini. Mereka mengaku anaknya hanya menerima Rp200 ribu hingga Rp1 juta. “Alasan pihak sekolah, katanya untuk bayar SPP satu tahun. Padahal ini sekolah negeri, apa ada SPP?” ujar salah satu wali murid.

Seorang siswa yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan adanya potongan tersebut. “Kami hanya terima Rp1 juta, sisanya dipakai untuk bayar infaq, SPP, dan foto ijazah,” ungkapnya.

Bahkan, pencairan dana di Bank BRI Simpang Somel dilakukan langsung oleh siswa dengan didampingi guru dan Kepala Sekolah. “Dari Rp1,8 juta, kami hanya terima Rp1 juta. Apa boleh dipotong begitu?” tanyanya heran.

Data yang dihimpun, penerima PIP di MAN 3 Bungo mencapai sekitar 150 siswa dengan total Rp270 juta. Jika setiap siswa hanya menerima Rp1 juta, maka dugaan potongan mencapai Rp120 juta.

Kementerian Agama (Kemenag) RI maupun Kemenag Kabupaten Bungo diminta turun tangan serius dengan melakukan investigasi, audit, dan memberikan sanksi tegas jika benar terbukti ada pemotongan. Dugaan penyalahgunaan dana PIP ini bukan hanya mencederai kepercayaan publik, tetapi juga berpotensi masuk ranah pidana karena menyangkut hak siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah MAN 3 Bungo belum berhasil dikonfirmasi. ( Tim )

 

Komentar