Perlawanan Warga Terhadap PT. SAS di Jambi Makin Membara, Aktivis Syaiful Iskandar: ” Pemerintah Terlambat Akan Membakar Gelora Perlawanan”

JAMBI1045 Dilihat

Bungonews.net, JAMBI – Gelombang penolakan terhadap pembangunan stockpile batubara PT. Sinar Anugrah Sentosa (PT. SAS) di dekat permukiman warga Jambi semakin meluas. Aktivis Gerakan Anak Bangsa Peduli, Syaiful Iskandar. Menegaskan, perlawanan rakyat akan terus membara jika tuntutan mereka tidak segera ditanggapi.

Syaiful Iskandar

“Perlawanan pada PT. SAS makin membara, terlambat akan membakar gelora perlawanan,” ujar Syaiful.

Pernyataan ini mencerminkan semangat juang warga dari berbagai wilayah, termasuk Aur Kenali, Mendalo Darat, dan sekitarnya, yang telah membentuk wadah perjuangan kolektif bernama Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) bersama dengan WALHI Jambi. Penolakan ini bukan tanpa alasan. Warga khawatir pembangunan stockpile seluas 70 hektare itu akan mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan, terutama karena lokasinya sangat dekat dengan Intake PDAM Aurduri, yang merupakan sumber air bersih bagi sekitar 20.000 rumah tangga di Kota Jambi.

Sebelumnya, Direktur WALHI Jambi, Oscar Anugrah, juga telah menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan “kejahatan ekologis” yang mengancam ruang hidup rakyat. Dia mendesak pemerintah agar lebih memihak pada keselamatan rakyat, bukan pada kepentingan korporasi.

Warga dan aktivis telah menyampaikan tuntutan mereka secara tegas, yaitu:

Mendesak Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk mencabut seluruh perizinan pembangunan stockpile PT. SAS.
Menuntut transparansi dan partisipasi publik dalam setiap proses perizinan.
Menolak tegas pembangunan stockpile di wilayah permukiman karena membahayakan kualitas hidup masyarakat.
Gelora perlawanan ini semakin menguat dengan didirikannya posko khusus dan spanduk-spanduk penolakan di beberapa lokasi. Warga berharap pemerintah kota dan provinsi dapat menjalankan mandat konstitusi untuk melindungi rakyat dan lingkungan, bukan mengorbankan keduanya demi investasi yang merugikan.

Perlawanan Warga Terhadap PT. SAS di Jambi Makin Membara, Aktivis Syaiful Iskandar: ” Pemerintah Terlambat Akan Membakar Gelora Perlawanan” ( Bn )

Komentar