Tiga Hari Lagi Kontrak Berakhir, Proyek Rp.16,5 Miliar Turap Beton Ds Sepunggur Dipastikan Molor

BUNGO1453 Dilihat

Bungonews.net, Bungo-Proyek turap beton penahan tebing dusun Sepunggur senilai Rp.16,5  miliar yang dikerjakan oeh Dua Satu Konstruksi Bengkulu dipasrikan  tidak aelesai tepat waktu sesuai time schedule alias molor

Proyek hibah BNPB yang dikelola oleh BPBD kesbangpol kabupaten Bungo yang dlelang pada tahun 2024 dikerjakan tahun 2025 ini waktu pelaksanaannya hanya 3 hari lagi  jelang tanggal 13 Juli 2025 sedangkan progres fisik dilapangan jauh panggang dari api yang diperkirakan  hanya 60 persen sudah termasuk progres pengadaan material

Hal ini terpantau dilapangan pengerjaan turap beton penahan tebing didusun baru sepunggur baru  dimulai pengerjaannya ” Baru dua minggu dikerjakan pak ” Tutur warga setempat mengakui

Diakui oleh pendamping teknis Dinas PUPR kabupaten Bungo , Suardi kabid SDA pencapaian progres 60 persen tersebut bukanlah progres proyek yang berlokasi di dusun Sepunggur namun progres keseluruhan proyek termasuk proyek penahan tebing Rp.6 miliar yang berlokasi di dusun Batu kerbau kecamatan Pelepat

” Ya.progres keseluruhan termasuk proyek yang berlokasi di dusun batu kerbau dan dusun belukar panjang kontraknya tinggal beberapa hari lagi namun rekanan mengajukan penambahan waktu ” Ucapnya

Sebelumnya  kepala BPBD kabupaten Bungo, Zainadi dan  Fahmi selaku PPK proyek  tersebut dengan yakin dan percaya diri optimis  bahwa proyek puluhan miliar tersebut akan selesai tepat waktu sesuai denga schedulle kontrak , menurutnya kerja siang dan malam akan mempercepat selesainya pekerjaan, ternyata pernyataan dan statemen orang penting dan bertanggung jawab di BPBD kesbangpol  Bungo atas proyek tersebut ternyata hanya sebatas angan- angan belaka

Hal ini terbukti hari ini, Kamis (10/7/2025 ) dilokasi proyek yang hanya tinggal 3 hari lagi kontraknya masih  dalam pengerjaan di lokasi kampung Baru dusun Sepunggur ,tepatnya tidak jauh dari jembatan gantung sedangkan dilokasi bagian ilir belum disentuh  pengerjaannya

Kepada media ini warga setempat menyampaikan ” Baru beberapa hari ini dimulai pekerjaannya pak,informasinya waktu pelaksanaannya akan berakhir beberapa hari lagi, kami tetap pantau dan awasi pengerjaannya terlebih waktu sudah akan berakhir ini, kami tidak mau pengerjaannya asal jadi saja seperti proyek sebelumnya baru beberapa bulan saja sudah roboh ” tutur warga yang tidak dituliskan namanya  sembari menunjuk kondisi proyek yang sudah rusak yang dimaksudnya

Sebelumya  Fahmi selaku PPK proyek mengatakan bahwa pihaknya masih minta rekanan  untuk optimalkan pelaksanaan sampai batas waktu kontrak

” Sampai kni kito masih minta optimalisasi pelaksanaan pekerjaan sampai dengan batas kontrak pertengahan Juli 2025 ” Tutur Fahmi menjawab pertanyaan Bungomews tanp menyebutkan prosentase progres fisik proyek tersebut

Sementara Zainadi selaku penanggung jawab kegiatan yang  juga kepala BPBD kesbangpol kabupaten Bungo di konfirmasi persoalan tersebut lebih memilih bungkam ketimbang memberikan jawaban konfirmasi yang ditujukan kepadanya

MEMANAS DAN KIAN MENARIK

Proyek hibah BNPB ke kabupaten Bungo yang dikelola oleh BPBD Kesbangpol kabupaten Bungo yang diawasi oleh kejaksaan alias PPS ( pengamanan pembangunan strategis ) kian menarik dan memanas pasalnya selain adanya proyek yang ambruk disaat pelaksanaan juga patut dicurigai adanya keterlibatan oknum pejabat terkait yang diisukan ada main dalam proyek tersebut  juga patut ditelusuri proser pelelangan yang ditayangkan dan diumumkan pada akhir tahun 2024 disaat suasana libur tahun baru  bahkan keterlibatan oknum penguasa daerah  dalam paket proyek tersebut

” Duit kami sudah banyak habis pada proyek tersebut ,kami setor duit tapi proyek dikasih ke orang lain ” Tutur kontraktor asal Bungo menyebut nama oknum yang dimaksudnya

Dijelaskannya  tidak kurang dari Rp.800 juta duitnya diserahkan kepada oknum dengan janji sejumlah proyek namun tidak satupun paket proyek yang dia dapatkan sebagaimana janji oknum tersebut , ” Kami sudah sampaikan  somasi dan minta pertanggung jawaban atas duit yang dijanjikan kepada kami termasuk proyek turap di Batu kerbau dan turap di dusun Sepunggur ini , saat ini kami masih nunggu  jawaban somasi pertama dan somasi kedua pun sudah kami siapkan ” ucapnya

Dilain pihak,diperoleh informasi bahwa salah satu rekanan yang mengetahui adanya permainan pada paket proyek tersebut sedang menyiapkan berkas,dokumen teknis dan kecurangan oknum serta bukti transper duit ke oknum yang dimaksudnya

Diminta kepada APH tidak tinggal diam dalam kasus  dugaan proyek sarat KKN tersebut ( BN – war )

Komentar