Bungonews.net, Tebo – Ditengah sibuk menghadapi dugaan korupsi senilai Rp.2,1 miliar yang sedang dilakukan penyelidikan oleh Kejaksaan negeri Tebo, Dinas PUPR Kabupaten Tebo kembali dihadapkan pada persoalan proyek pembangunan rigid beton menuju pabrik kelapa sawit PT.SMS dengan nilai puluhan miliar yang dikerjakan oleh PT.Selaras Restu Abadi yang saat ini putus akibat dihantam longsor

Menariknya dilokasi Jalan putus tersebut dibangun box culver “Siluman ” yang tidak diketahui sumber pendanaan , kontraktor pelaksana, perencana ,pengawas dan jumlah dana karena tidak dipasang papan informasi kegiatan ( papan merek proyek )
” Jalan ini dibangun tahun lalu oleh kontraktor tahun 2024 ,sekarang sudah putus tergerus air dan dibangun lagi box culver yang juga tidak diketahui siapa kontraktor serta dari instansi mana dan jumlah anggarannya ” tutur warga setempat kepada Bungonews ( 19/06/2025 )
Dilokasi proyek rigid beton puluhan miliar tersebut terlihat jalan sudah putus dan sedang dalam pengerjaan pembangunan box culver ,dilokasi proyek tidak ditemukan papan merek proyek.
Kuat dugaan putusnya jalan yang dibangun tahun lalu akibat kurang matangnya perencanaan sehingga polongan tidak mampu menahan debit air
Tidak dipasangnya merek pada pekerjaan pembangunan box culvert yang saat ini sedang dikerjakan sengaja tidak dipasang papan merek agar tidak diketahui oleh publik
Memet kontraktor pelaksana proyek rigid beton kepada wartawan mengatakan ” Ya ada jalan putus di ruas jalan rigid beton ,untuk pengerjaan box culvert sekarang saya tidak tahu ” tutur Mas Memet
Diminta instansi terkait, inspektirat dan APH melakukan tinjauan teknis pengerjaan proyek rigid beton yang sudah putus dan mengerjaan box culvert siluman tersebut ( BN )
























Komentar