Bungonews.net, BUNGO – Banyak pihak minta di Riview Ulang proyek tunda bayar yang menjadi utang daerah dan bakal jadi beban bupati terpilih nantinya, pasalnya proyek tunda bayar tersebut tidak hanya bersumber dari dana APBD namun juga bersumber dari dana DAK dan Dana Bagi Hasil Sawit
” Diminta kepada pihak yang berkompeten untuk melakukan peninjauan ulang ( Review ) proyek tunda bayar yang menjadi utang daerah yang notabene nya akan menjadi beban pemerintah ( kepala daerah ) yang baru nantinya, ” Ujar sumber menanggapi pemberitaan bungonews sebelumnya
Jika diperlukan libatkan APH untuk melakukan auditnya apakah proyek yang tunda bayar tersebut benar – benar sudah sesuai prosedur dan mekanisme baik administrasi maupun progres fisiknya karena ada kekhawatiran proyek yang mestinya putus kontrak tapi dilanjutkan juga dengan alasan pemberian kesempatan kerja alias penambahan waktu padahal penyebabnya murni kelalaian rekanan, terlebih proyek yang bersumber dari APBN (DAK )” tambah sumber
Misalnya saja proyek Puskesmas Babeko yang bersumber dari dana DAK hingga saat ini belum ada kejelasan padahal proyek tersebut dinyatakan sudah putus kontrak sebelum dilakukan audif oleh instansi teknis dan inspektorat ,menariknya hingga saat ini belum ada perhitungan apakah kelebihan bayar atau kekurangan bayar
Diketahui proyek tunda bayar tahun 2024 terjadi dibeberapa instansi pemerintah daerah , Dinas Pendidikan< Dinas Kesehatan, Dinas Porapar dan Dinas PU kabupaten Bungo
1. Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Babeko dikerjakan oleh PT.Wulung Jaya ( DAK 2024 ) Rp.1,6 miliar
2. Proyek Jembatan Batang Bungo ( Mangun Jayo ) dikerjakan oleh CV.Rayyan Fazza Matalino ( DBH sawit 2023 ) Rp.13,5 Miliar
3. Proyek jembatan Tebo Pandak ( DAU ) Rp.1,1 miliar
4. Proyek Jembatan Rantau Panjang – Jujuhan Dikerjakan oleh CV.Beebo corp ( APBD ) Rp.7,0 Miliar dan sejumlah proyek peningkatan jalan dam pemmbangunan jalan lingkungan dalam kabupaten Bungo
Dikonfirmasi persoalan tersebut, Hasbi Asidiqi kepala Dinas PUPR kabupaten Bungo, diruangan kerjanya mengaku sudah dipanggil ke DPRD kabupaten Bungo terkait proyek tunda bayar
” Kami sudah dipanggil dan hearing dengan DPRD Bungo terkait proyek tunda bayar tersebut ” Ucapnya
Memang ada beberapa proyek yang hinngga saat ini belum dibayarkan ( ditunda ) seperti Proyek jembatan dan jalan Batang Bungo yang terhubung ke kebun Mashuri, proyek Jembatan Rantau panjang – Jujuhan dan Limbur Lubuk Mengkuang dan sejumlah proyek jalan ” Imbuhnya
Ditanya berapa nominal anggaran proyek tunda bayar di PUPR Bungo dikatakannya ” Kalau nominalnya saya tidak tahu persis ,coba konfirmasi dengan kabid bina margar ” Saranya
( BN )


























Komentar