Bungonews.net, BUNGO- Mayoritas proyek yang bersumber dari dana APBD dijadikan proyek POKIR ( Pokok Pikiran ) anggota DPRD , lebih – lebih jelang pemilihan legislatif yang lalu yang berlanjut jelang pemilihan kepala daerah bupati dan wakil bupati , hal ini diakui oleh sejumlah Penanggung jawab komitmen ( PPK ) di masing OPD tanpa terkecuali dikabupaten Bungo
Salah satunya instansi pemerintah daerah kabupaten Bungo yang menangani proyek APBD yang dijadikan pokir Dewan adalah Dinas Disporapar kabupaten Bungo
Di Disporapar kabupaten Bungo ini diketahui puluhan paket proyek pembangunan pagar lapangan bola kaki, pembangunan tribun mini, pembangunan WC dan pembangunan lapangan voly dan lapangan futsal sudah mulai dikerjakan
Dalam prakteknya proyek yang di dominasi oleh rekanan yang memiliki hubungan kedekatan emosional dan siap memberikan fee sesuai permintaan si pemilik poikir ,sehingga tidak heran satu perusahaan bisa mendapatkan proyek lebih dari 4 paket.Tidak hanya itu kuat dugaan oknum pejabatpun mendapat jatah proyek
Terpantau dilapangan sejumlah proyek yang mayoritas untuk pembangunan pagar lapangan olahraga tersebut tidak memasang papan merek dan pada pada pekerjaan pondasi dan pembesian ada yang menggunakan besi 10 mm dan ada yang menggunakan besi 12 mm
” Ya pak, kami baru mulai kerja sepekan ini ” Tutur pekerja bangunan menyebut nama kontraktor dan paket proyek dilokasi lain
Diminta tamggapannya dan ketegasannya agar proyek di instansi bisa selesai tepat waktu dan tepat mutu ,sehingga kejadian tahun sebelumnya beberapa proyek diputus kontrak akibat kelalaian kontraktor tidak terulang lagi pada tahun 2024 ini , kepala dinas Disporapar kabupaten Bungo, Zainuddin tidak memberikan jawaban ,melalui pesan Whatshapp ditulisnya ” DIKLAT ” ( BN )





















Komentar