Bungonews.net, BUNGO – Banjir dan longsor melanda kabupaten Bungo di akhir tahun 2023 dan diawal tahun 2024 yang lalu tidak hanya menyebabkab gagal panen namun juga menyebabkan kerusakan infra struktur jalan dan jembatan

Kerugian dampak banjir dan longsor dilaporkan dan ditangani oleh instansi terkait dikabupaten Bungo sebagaimana penmberitaan media ini sebelumnya.
Penanganan kerugian dengan cara memberikan bantuan kepada petani dan korban banjir yang terdampak dan upaya perbaikan skala kecil diusulkan diatasi dan ditangani oleh daerah dengan penyesuaian kemampuan keuangan daerah melalui instansi terkait, namun untuk penanganan dampak banjir dan longsor berat seperti kerusakan jembatan ,kerusakan jalan dan beronjong diperlukan anggaran dana lumayan besar yang diperlukan suport dari pemerintah provinsi Jambi dan pemerintah pusat
Terkait persoalan tersebut, Zainadi kepala BPBD kabupaten Bungo yang sebelumnya mengatakan bahwa kerusakan infrastruktur jalan longsor dan kerusakan jembatan yang terjadi dalam wilayah kecamatan Rantau pandan ,kecamatan Bathin III Ulu dan kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang yang membutuhkan pengalokasian dana puluhan miliar rupiah ” Segera ditangani dan sudah dikoordinasi dengan BNPB pusat, administrasi dan pembebasan lahan yang disyaratkan pun sudah disiapkan ” tuturnya kepada Bungonews baru- baru ini
Sementara untuk penanganan turap beronjong sungai di Tanjung Menanti dan disamping Masjid Al Atiq Zainadi mengaku akan ditangani oleh pemerintah provinsi Jambi melalui dinas PUPR Jambi yang di jadwalkan akan dikerjakan pada tahun 2024
Kembali diminta tanggapan sudah sejauh manakah rencana pembangunan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan yang akan ditangani okeh BNPB Pusat tersebut , Zainadi mengaku masih menunggu jadwal Verifikasi dari BNPB ” Saat ini masih menunggu jadwal tin verifikasi dari BNOB turun cek lokasi sesuai dengan profosal ” Tuturnya kepada Bungonews via pesan WA ( 29/07/2024 )
Terkait jalan longsor di dusun Lubuk Kayu Aro kecamatan Rantau Pandan yang sempat memakan korban tersebut , Robiul awal datuk rio ( kades ) dusun Lubuk Kayu Aro beberapa bulan yang lalu mengatakan bahwa pihaknya telah msnyiapkan semua administrasi termasuk pembebasan lahan ssbagaimana yang diminta oleh BPBD Bungo unttuk di usulkan ke BNPB pusat , ” Semua syarat administrasi termasuk surat pernyataan pembebasan lahan dari warga yang bersangkutan telah kami siapkan dan sudah kami serahkan ke BPBD Bungo , kami sangat mengharaplan jalan longsor di dusun kami tersebut segera dibangun tahun 2024 ini juga sebagaimana yang dijanjikan ” Tutur datuk rio dusun Lubuk Kayu Aro kepada Bungonews baru – baru ini
Kita tunggu saja apakah pihak pemkab Bungo mampu meloby dana pusat untuk penanganan bencana di kabupaten Bungo karena untuk bisa mendapatkan kucuran dana pusat membutuhkan keseriusan dan kemampuan instansi terkait melakukan loby ( BN – war )





















Komentar