Bungonews.net, BUNGO – Dalam kondisi keuangan daerah yang setiao tahunnya kisaran Rp.1,1 triliun paling banter Rp. 1,3 triliun yang hanya cukup untuk membiayai belanja daerah ,bahkan beberapa tahun sebelumnya diketahui kondisi keuangan daerah kabupaten mengalami DEFISIT .
Kendatipun demikian bukan berarti harus menghentikan penyertaan modal daerah pada Badan usaha milik daerah ( BUMD ) maupun PERBANKAN
Tidak banyak orang mengetahui berapa nominal penyertaan .mofal daerah dan baerapa nominal Deviden yang dterima oleh pemerintah daerah setiap tahunnya
Untuk mengetahui besaran penyertaan modal pemerintah daerah di perbankan dan bagi hasil ( laba / deviden ) yang diterima. Bungonews berulangkali konfirmasi namun disayangkan , Novita kepala bank Jambi cabang Muara Bungo tidak memberikan jawaban
Terungkap dari pengakuan kepala BPKAD kabupaten Bungo ternyata penyertaan modal pemerintah daerah kabupaten Bungo pada Bank Jambi cabang Muara Bungo sudah mencapai Rp.70 Miliar
” Penyertaan modal pemerintah daerah kabupaten Bungo pada Bank Jambi sudah mencapai Rp.70 miliar ” Tutur Muhammad Rachmad kepala BPKAD kabupaten Bungo kepada Bungonews druangan kerjanya , Kamis ( 30/05/2024 )
Setelah pemerintah daerah menyertakan modal pada Bank jambi apa kontribusi balik yang didapat oleh pemda Bungo ? diakui oleh Rachmat pemerintah daerah dapat bagian laba / deviden dari bank Jambi setelah melalui proses dan ketentuan yang berlaku
” Modal yang disertakan oleh pemda Bungo di Bank Jambi, setiap tahunnya pemda Bungo mendapat pembagian laba atau deviden dari bank Jambi ” tambahnya
Ditanya berapa laba/ deviden yang dimaksud diterima oleh pemda Bungo setiap tahunnya , Di akuinya ” Pada tahun 2023 yang lalu pemda Bungo menerima Rp. 9 miliar sedangkan tahin 2024 ini sebesar Rp. 10 miliar ” ucapnya
Lantas digunakan untuk apa dana laba yang diterima oleh pemda Bungo tersebut ? ” Tahun 2023 yang lalu laba / deviden untuk pemda Bungo digunakan untuk tambahan modal daerah di perbankan namun untuk tahun 2024 ini sebesar Rp. 10 miliar tersebut akan kita ambil dan akan dialokasikan untuk kegiatan lainnya ” tegasnya
Ditanya apakah ada CSR dari Bank Jambi dan diperuntukan untuk apa saja ? dikatakannya ” Kalau CSR mereka sendiri yang menentukannya dipergunakan dan dialkokasikan kemana saja ” imbuh
Bukankah sudah ada tim CSR kabupaten dan ada ketentuan CSR tersebut dialokasikan ke masing – masing sektor sesuai dengan prosentasenya ?
” Kemungkinan ada tapi saya tidak tahu persis ” Punglasnya
Simak perkembangan selanjutnya terkait CSR dan terkait pendapatan dan retrebusi daerah ( Bn-war / 0/02 )


























Komentar