Diduga Tidak Transparan Dana Bos SMAN 10 Bungo Dipertanyakan

PERISTIWA131 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO -Realisasi penggunaan dana BOS Reguler disatuan pendidikan ,SD ,SMP dan SMA /SMK sering kali terjadi Ketidak transparanan dalam penggunaannya dan bahkan rawan terjadi penyimpangan ,lebih – lebih pasca pandemi covid 19 tahun 2020 yang lalu

Ketidak transparanan penggunaan dana BOS di satuan pendidikan ini dapat dibuktikan kurangnya melibatkan komite sekolah dalam perencanaan penggunaaannya bahkan hanya dijadikan formalitas ( pelengkap administrasi saja ) selain itu juga dapat dilihat tidak adanya data penggunaan dana bos yang wajib disampaikan kepada publik dan lingkungan sekolah sebagaimana papan nama nformasi penggunaan danaan bos yang wajib dikatehui oleh publik pada papan informasi penggunaan dana. Bos

Tidak hanya itu dalam pelaporan penggunaan dana Bos seringkali tidak akurat dan tidak sesuai dengan fakta penggunaannya

Di SMAN 10 Bungo misalnya diketahui dari laporan penggunaan dana Bos Tahun 2020 yang lalu pada Triwulan pertama dicurigai ada kejanggalan dan bahkan pada triwulan kedua dilaporkan dana bos dicairkan sebesar Rp.88 juta ( 17 Juni 2020 ) namun dalam laporannya tidak ada realisasi kegiatan ,sedangkan pada triwulan ketiga ( 30 September 2020)  dana bos dicairkan sebesar Rp. 66.600.000,-  yang dilaporkan penggunaannya untuk   Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah Rp. 42.351.000 sedangkan perawatan sarana. Prasana sekollah disaat itu minim dan terdapat Kegiatan Evaluasi Pembelajaran Rp. 1.665.000, Pengelolaan Sekolah Rp. 13.051.000, Kegiatan Pembelajaran & Ekstrakurikuler Rp. 2.600.000, Langganan Daya dan Jasa Rp. 2.500.000 dan

Penerimaan Siswa Baru mencapai Rp. 8.550.000 padahal kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler disaat pandemi covid 19 di tiadakan

Terpantau disekolah tidak adanya pengumuman penggunaan dana bos yang per triwulan yang dicantumkan pada papan informasi penggunaan dana bos.

Tidak hanya itu, di SMAN 10 Bungo ini juga diketahui adanya kewajiban siswa membayar uang komite sekolah yang wajib dibayarkan setiap bulan sebagai pengganti SPP

Setiap kali dikonfirmasi , Cahyadi kepsek SMAN 10 Bungo yang sekarang menjabat sebagai kepsek SMAN 9 Bungo selalu mengelak dan selalu beralasan jumlah siswanya minim

Diminta kepada instansi terkait ,Inspektorat dan APH mengungkap dugaan penyimpangan dana Bos dan Pungli Komite Sekolah di SMAN 10 Bungo tersebut ( BN )

 

Komentar