Bungonews.net, TEBO – Pada tahun 2022 yang lalu proyek di Dinas Pekerjaan umum dan perumahan Rakyat ( PUPR ) kabupaten Tebo sarat masalah dimana sejumlah pekerjaan proyek ditemukan terdapat kekurangan volume
Hal ini terungkap dari hasil temuan BPK di kabupaten Tebo yang jumlah lebih dari Rp.4 miliar. Temuan tersebut didominasi pada dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat kabupaten Tebo
Temuan BPK yang mayoritas kekurangan volume tersebut meliputi pengerjaan proyek ,diantaranya :
1.Pekerjaan jalan pintas – Tanah Garo yang dikerjakan oleh PT.Adhi Bangun Negara dengan pagu Rp.49,6 miliar temuan sebesar Rp. 700 juta
2.Pekerjaan proyek jalan Pintas – Bangun Seranten yang di kerjakan oleh DD Kontraktior dengan pagu Rp 8,2 Miliar temuan sebesar Rp.90.juta.
3.Pekerjaan Proyek jalan SP- SP 7 yang dikerjakan oleh PT.RAL dengan Pagu sebesar Rp. 43,3 Miliar dengan temuan sebesar Rp.2,3 miliar
4.Pekerjaan Pemeliharaan jalan nasional pintas yang dikerjakan oleh CV.ROS dengan Pagi sebesar Rp. 11,5 miliar dengan temuar sebesar Rp. 152 juta
5.pekerjaan jalan provinsi Blok E Alai Ilir yang dikerjakan oleh PT.Dwikarsa Mandiri Utama dengan Pagu Rp. 16,5 miliar ,temuan sebesar Rp.200 jutaan
Terkait persoalan tersebut , Hendri Nora Kepala Dinas PUPR kabupaten Tebo dikonfirmasi oleh wartawan mengaku pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan dari inspektorat dan akan melayangkan surat ke rekananan kontraktor
“Surat penagihan sudah saya tanda tangani, secepatnya kita sampaikan ke rekanan terkontrak pada item pekerjaan yang menjadi temuan ini,”tutur Hendry Nora, Senin (29/05/2023)
Hasil temuan tersebut wajib ditindaklanjuti selama 60 hari
( BN / Dv )


























Komentar