BUMD Ditunjuk Sebagai Distributor Pupuk Bersubsidi , Pendapatan dan Penyalurannya Dipertanyakan

PERISTIWA1114 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Perusahan milik daerah ( BUMD ) PT.Bungo Dani Mandiri Utama ( BDMU ) salah satu perusahaan yang ditunjuk oleh PT.Pupuk Iskandar Muda dan PT.Petrokimia Gresik

Penunjukan perusahan milik daerah sebagai distributor pupuk bersubsidi ini bertujuan untuk mempermuda petani mendapatkan pupuk yang disubsidi oleh pemerntah dengan Harga Eceran tertinggi ( HET ) namun disayangkan masyarakat kabupaten Bungo merasa kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut, bahkan pupuk bersubsidi tersebut didapat dari orang – orang tertentu dengan Haraga lebih mahal, antara Rp 200.000 sampai Rp..250.000/ 50 kg

Hal ini tentunya menjadi pertanyaan banyak pihak,Disalurkan kemanakah pupuk bersubsidi tersebut dan mengapa dijual mahal oleh oknum?

Pertanyaan ini keran kali muncul ditengah masyarakat bahkan menjadi perbincangan di group WA

” Pupuk bersubsidi yang seharus nya di nikmati oleh petani kecil dan kelompok tani , kok distribusi nya gk jelas ,jangan jangan pupuk itu oleh BUMD di bawa untuk kebun sawit milik pejabat ” sebut Iwan di group WA Forum Peduli Bungo

Diketahui hingga Desember 2021 yang lalu kerjasama pendistribusian pupuk bersubsid antara PT.BDMU dengan PT. Pupuk Iskandar Muda dan PT.Petrokimia Gresik Sudah beberapa.kali Addendum sejak tahun 2019 hingga 2021 ” kerjasama Pendistribusian pupuk subsidi BUMD dengan PT.Pupuk Iskandar muda dan PT.Petrokimia .gresik. sudah beberapa kali di adendum,namun penyaluran dan pendapatannya patut dipertanyakan .

” Pada tahun 2021 diketahui Pendapatan dari usaha PT.pupuk Iskandar muda Rp.2.866.913.480,-
Sedangkan pupuk PT.petrokimia Gresik RP.6.719.628.177,- ” jelas sumber bungonews berinisial JP

Tunggu khabar selanjutnya ada dugaan perusahaan selain perusahan Milik daerah yang turut nebeng dengan Perusahan milik daerah tersebut

( BN / JP )

Komentar