Diakui Gaji 3 Perangkat Desa Ditahan , Ini Alasan Datuk Rio Lubuk Kayu Aro

BUNGO933 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Gaji 3 orang perangkat desa Lubuk Kayu Aro kecamatan Rantau Pandan yang ditahan selama 6 bulan oleh Robi,ul Awal Datuk Rio ( kades red ) kian hangat diperbincangkan , pasalnya terhendus kabar bahwa masyarakat sudah mengumpulkan ratusan tanda tangan dan akan melaporkan persoalan tersebut ke ombudsman RI

Tiga orang perangkat desa Lubuk Kayu Aro yang belum dibayarkan gajinya tersebut diantaranya :

1. M.Yasin Kaur Pemerintahan
2. Amril Kaur Kesra
3. Risma Kartika kepala kampung Pulau Raya

Sebaliknya Datuk Rio Lubuk Kayu Aro , Robi,ul Awal yang baru beberapa bulan menjabat sebagai kades mengemukakan alasan tidak membayarkan gaji 3 orang perangkat desa tersebut dikarenakan jarang masuk kantor dan tidak turut serta kegiatan dan gotong royong

” Benar gaji mereka belum dibayarkan karena mereka jarang masuk kantor , tidak mengikuti program dan kegiatan ,gotong royong serta program desa lainnya ” Tutur Datuk Rio Lubuk Kayu Aro (23/12/2022) via telpon

Menurut Robi menahan gaji 3 perangkat tersebut sudah sesuai prosedur dan mekanisme dan sesuai dengan aturan yang berlaku ” Sebelum nya kami sudah memberikan surat peringatan 1 ,2 dan 3 kepada yang bersangkutan namun tidak digubris ” Imbuhnya

Robi sengaja mengirim bukti daftar hadir perangkat desa dan surat peringatan yang ditujukan kepada 3 orang perangkat desa yang dimaksud

Pada daftar hadir perangkat desa terlihat 3 orang perangkat desa tersebut tidak menanda tangani / paraf pada absensi daftar hadir

Sementara pada surat peringatan dituangkan kesalahan / pelanggaran yang dilakukan oleh 3 perangkat desa tersebut , diantaranya:

1. Tidak menjalankan tugas jabatan yang dijabat
2. Tidak menjalankan tugas yang diberikan Rio
3. Tidak mengikuti kegiatan desa dan kecamatan

Masing – masing ke tiga orang perangkat desa yang dimaksud berikan SP dengan kesalahan / pelanggaran yang berbeda .

Sementara sumber Bungonews ” Z” menyebutkan bahwa 3 orang perangkat desa ini tidak diberikan kesempatan bekerja dan bahkan ruangan kerja ditutup sehigga terkesan tidak kondusif antar perangkat desa ,menurutnya persoalan ini sudah di koordinasikan dengan camat , inspektorat dan bahkan Datuk Rio sudah dipanggil oleh Bupati.

Tunggu khabar selanjutnya edisi berikutnya ( BN )

Komentar