Peredaran Oli Palsu Di Bungo Mulai Terungkap, Karyawan Toko Ajari Cara Menjual Agar Tidak Dicurigai

PERISTIWA1097 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Peredaran Oli mesin Palsu dikabupaten Bungo yang meresahkan dan menghebohkan ini mulai terungkap

Dugaan peredaran oli palsu dikabupaten Bungo sebagaimana diberitakan sejumlah media online ini berasal dari salah satu gudang di kawasan Kelurahan Sungai Binjai Kecamatan Bathin III, disayangkan disaat tim dari instansi terkait melakukan sidak terjadi upaya menghalangi petugas untuk masuk ke salah satu gudang ,kendatipun demikian terungkap bahwa salah seorang karyawan toko mengajarkan bagaimana caranya menjual oli palsu agar tidak diketahui

” Beberapa hari lalu saja kita dikabarkan gudang penuh dengan oli, saat sekarang kosong. Ini ada yang tidak beres,” ujar anggota yang sidak dengan nada kesal.

Bersama dengan tim instansi terkait kami sudah melakukan sidak ke salah satu gudang yanv diduga mendistribusikan penjualan oli palsu namun di saat sidak kondisi gudang sudah kosong ” ujar Khaidir Yusup Satpol PP Bungo ( 19/10/22)

Hanya berjarak beberapa hari saja, kembali beredar rekaman percakapan konsumen dengan karyawan toko yang menawarkan oli tak asli dengan harga yang sangat murah.

” Saya lagi ingin buka usaha baru di kampung bang. Kami coba tanya -tanya harga oli dan barang lainnya. Sangat terkejut saya kok harga oli sangat murah,” ujar sosok anak muda sumber utama ini.

Karena penasaran, sengaja merekam percakapan , maksud tujuannya hanya melakukan perbandingan dengan penjualan di toko lainnya. Diakuinya percakapan dirinya kala itu salah satu karyawan  tempat penjualan oli dan sparepart yang berlokasi di Sungai Pinang, Kelurahan Batang Bungo, Kecamatan Bungo Dani.

Terdengar jelas dalam rekaman durasi 1 menit tersebut, karyawan menawarkan pembelian dalam jumlah banyak dengan Rp 39 ribu. Warga ini sebut mereka jauh lebih murah dari harga oli asli yang sudah menembus Rp 51 ribu.

” Agar tidak curiga bapak jual saja mengikuti harga penjualan aslinya,”  omongan dalam rekaman, karyawan mengajari sumber

Kabar instansi pemerintah diperlakukan tidak baik, bersamaan surat pengaduan dari masyarakat ke gedung DPRD membuat anggota dewan marah, mereka memutusakan melakukan sidak gabungan.

Anehnya, kehadiran anggota   komisi II DPRD Bungo bersama Kasat Pol PP dan Dinas Instansi sampai ke TKP  gudang yang mencurigakan tersebut, tampak sudah kosong. ( BN / Ans )

 

Komentar