Bungonews.net, BUNGO – Proyek pembangunan ruang kerja Puskesmas Rantau Pandan kabupaten Bungo – Jambi senilai Rp.1,6 ( 1.626.442.000) yang dikerjakan oleh CV Bintang Persada yang diduga menggunakan pondasi batu bata diakui belum ada persetujuan CCO

” Sampai hari ini belum ada berita acara persetujuan CCO pondasi Puskesmas Rantau pandan , memang pihak rekanan sudah menyiapkan kajian teknis namun kajian tersebut belum dibahas dan belum disetujui ” Tutur Indra Kusuma PPTK Dinkes Kabupaten Bungo yang dibenarkan oleh Mardiansyah selalu pejabat peneliti kontrak kepada Bungonews baru – baru ini
Menurut Indra disaat ia turun bersama tim terpadu yang terdiri dari Inspektorat,Bappeda , Kabag Pembangunan , Jaksa dan instansi teknis ditemukan kejanggalan pada pekerjaan pondasi ” Kami juga heran ada batu bata pada pondasi padahal semestinya menggunakan batu pecah atau batu kali ” tambahnya
Terkait persoalan tersebut menurut Indra pihak nya sudah menyurati rekanan kontraktor agar bekerja sesuai dengan desain gambar dan kontrak ” Kami tidak mau bermasalah dan kami tidak mau berurusan karena itu kami minta rekanan bekerja sesuai kontrak dan mempedomani desain gambar ,jika tidak maka tidak akan direkomendasikan pencairan dananya dan kami juga sudah menyurati rekanan agar bekerja sesuai dengan kontrak dan sesuai dengan desain gambar ‘ tegasnya
Perwakilan kontraktor didampingi PPTK dan peneliti kontrak membenarkan penggunaan batu bata untuk pondasi belum disetujui usulan CCO namun pekerjaan dilapangan masih berlanjut.
Mempedomani Pepres 16/2018, Perpres 54/2010. Perpres 54/2010 Pasal 87 bahwa CCO tidak dapat dilakukan sebelum permohonan CCO dari rekanan disetujui oleh pihak terkait termasuk PPTK, PPK dan konsultan perencana
Belum adanya persetujuan CCO namun pekerjaan tetap dilanjutkan mengindikasikan proyek tersebut tidak sesuai bestek dan disinyalir terjadi Maladministrasi yang berisiko akan menyebabkan kerugian keuangan negara
Pemerhati dan penggiat Anti korupsi kabupaten Bungo ” J” minta agar pihak PPTK , PPK lebih berhati – hati dalam pengelolaan keuangan negara dan meminta kepada APH untuk menindak lanjuti nya
” Diminta kepada pihak terkait dalam kegiatan proyek bekerjalah dengan benar dan profesional saja dan kami akan selalu memantau pekerjaan 5 unit puskesmas di kabupaten Bungo ini karena kejanggalannya tidak saja pada pekerjaan fisik namun proses di ULP pun patut di persolkan ” Tegasnya
( BN- War/ JP )


























Komentar