Bungonews.net , BUNGO – Pasca pelaksanaan proyek pembangunan rigid beton ruas jalan simpang Bandara- dusun Danau arah Kuamang Kuning rawan dan sangat berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan bahkan menyebabkan kendaraan roda empat terbalik

Hal ini diakui oleh warga bahwa baru- bari ini kendaraan angkutan sawit terbalik disaat melintasi ruas jalan tersebut ” Beberapa hari yang lalu ada mobil terbalik dirias jalan ini , untuk menghindari kejadian tidak terulang lagi diminta kepada rekanan kontraktor pelaksana proyek untuk memasang rambu – rambu peringatan ,flagman dan jalan darurat “ tutur sumber kepada Bungonews ( 01/08/22)
Selain itu ,sumber juga mengatakan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) pekerja proyek perlu diperhatikan karena menurutnya K3 kurang diperhatikan oleh subkon proyek
Menanggapi persoalan tersebut Kabid Bina Marga DPUR Bungo Dwi Herwindo ,ST membenarkan bahwa dibeberapa zona pekerjaan proyek rigid beton memang berpotensi terjadi hambatan lalulintas
” Kami selalu tekankan kepada pelaksana proyek ( kontraktor ) harus menyiapkan rambu – rambu peringatan ,rambu – rambu jalan sesuai standard seperti barikade, lampu sinyal, dan jika diperlukan melakukan buka tutup jalan sementara sepanjang zona kerja selama pekerjaan berlangsung.” Tutur Dwi kepada Bungonews ( 02/08/22)
Menurut Dwi hal tersebut sangat penting untuk melindungi para pekerja maupun pengguna jalan yang melintas melalui daerah konstruksi ” pungkasnya
Pantauan Bungonews dilapangan Senin ( 02/08/22) disaat pelaksanaan pekerjaan kontruksi rigid beton jalan Simpang Bandara – Dusun Danau terlihat beberapa titik yang rawan dan berpotensi terjadi kecelakaan dan diperlukan rambu- rambu peringatan agar tidak terjadi kecelakaan ( BN.R.001/002 )


























Komentar