Harga TBS Di Bungo Bervariatif Pengawasan Pemerintah Disorot , Sarkoni Minta Cabut Izin PKS Yang Tak Miliki Kebun

BUNGO, NASIONAL72 Dilihat

Bungonews.net , BUNGO – Sarkoni Syam mantan wakil ketua DPRD Bungo yang juga petani sawit mandiri menyorot pemerintah kabupaten Bungo yang tidak mampu menstabilkan harga TBS yang ditetapkan oleh pemerintah , ia juga minta kepada pemerintah kabupaten Bungo untuk mencabut izin PKS yang tidak memiliki kebun namun membeli dibawah harga HET dari pemerintah

” Larangan ekspor CPO berdampak anjloknya harga TBS sehingga membuat petani menjerit karena biaya yang dikeluarkan oleh petani tidak sebanding dengan harga TBS yang dibeli oleh perusahaan , sedangkan harga yang ditetapkan oleh pemerintah untuk harga terendah sebesar Rp.1,800 / kg dan harga tertinggi sebesar Rp.2.800 /kg, sementara harga di PKS hanya sebesar Rp. 1.700 / kg dan Rp.700- 900 / kg di tingkat tengkulak ” tutur Sarkoni dengan nada tinggi dihadapan sejumlah instansi terkait ,pimpinan perusahan dan petani sawit Bungo usai menggelar aksi demo hari ini Selasa (16/05/22)

Ada beberapa PKS di Bungo yang tidak memiliki kebun sawit yang hanya mengandalkan buah dari petani mandiri saja yang membeli buah dibawah harga terendah , pembelian di pabrik yang katanya Rp.1.710 ternyata hanya Rp.1.600 / kg , Cabut saja Izin PKS tersebut jika tidak mau mengikuti harga yang ditetapkan oleh pemerintah ” tegas Sarkoni yang ditimpali oleh Jasmi mantan anggota DPRD Bungo

Sementara dihadapan puluhan pendemo yang mengatas namakan APKASINDO Kabupaten Bungo saat hearing masing – masing perusahaan menyampaikan standar pembelian TBS di masing – masing perusahaan

H.Mardian.SP Humas incasi Raya Grouf mengaku bahwa untuk pembelian TBS plasma dan petani swadaya tetap mengikuti harga yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi ” Untuk saat ini incasi raya group masih mengikuti harga yang ditetapkan oleh pemerintah namun itu semua lebih diprioritaskan pada petani plasma ” Tutur Mardian

Melalui pemerintah dan dewan kami berharap dapat menyampaikan kepada pemerintah pusat agar larangan ekspor CPO dicabut kembali jika tidak perusahaan hanya mampu bertahan dalam dua Minggu ini saja ,kasihan petani jika PKS tidak lagi menampung sawit ” Ujar Mardian

Berikut ini tuntutan APKASINDO Kabupaten Bungo :
1.Menyampaikan aspirasi kepada Bupati Bungo Supaya melindungi petani akibat turunnya harga TBS 50- 75 persen di kabupaten Bungo
2.Meminta kepada presiden melalui bupati untuk meninjau ulang larangan ekspor sawit karena berdampak langsung kepada harga TBS
3.Meminta bupati mendukung distribusi MGS terkhusus yang subsidi BPDPKS di kabupaten Bungo
4.Meminta bupati Bungo supaya memerintah kan kadis Perkebunan supaya melakukan investigasi ke PKS supaya penetapan harga TBS petani sesuai dengan harga TBS dinas perkebunan provinsi Jambi
5.Meminta bupati Supaya mendukung pendirian PKS dan pabrik minyak goreng petani di kabupaten Bungo

Hearing petani sawit yang mengatasnamakan APKASINDO dengan komisi 2 DPRD Kabupaten Bungo yang dipimpin oleh Martunis tersebut berlangsung alot dan aspriasi demonstasi yang mengaku petani sawit tersebut akan diteruskan ke pemerintah pusat. ( BN.R.001- war/ jp)

Komentar