oleh

Diduga Keracunan Biogas Dua Orang Karyawan PT.BMMTewas Ditempat Kerja , SOP K3 Dipertanyakan

Bungonews.net, BUNGO – Tewasnya dua orang karyawan PT.Bina Mitra Makmur dusun Simpang Babeko kecamatan Bathin II Babeko saat menjalankan tugas kerjanya ( 05/05/22) diminta oleh berbagai pihak agar pihak penyidik kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab tewasnya karyawan tersebut

 

Selain meminta kepolisian mengusut penyebab tewasnya dua orang karyawan yang piket dibagian bogas tersebut juga diminta kepada instansi terkait untuk mengecek apakah perusahaan pengolahan kelapa sawit tersebut sudah menerapkan K3 atau tidak dan memberikan sanksi kepada perusahan sesuai peraturan dan perundangan sebagaimana amanat dari pasal 86 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 yang berbunyi, “Setiap pekerja atau buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan, dan perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat serta nilai-nilai agama.”

Begitu juga halnya sanksi pidana atas perbuatan kelalaian yang disengaja menyebabkan hilangnya nyawa orang lain .

Korban tewas diduga akibat keracunan biogas diketahui bernama Ade Putra ( 30) laki – laki warga dusun Tanjung Menanti kecamatan Babeko  dan Nopriyanto ( 37 ) laki- laki asal Jambi

Kapolres Bungo AKBP , Guntur Saputro membenarkan peristiwa tewas nya dua orang karyawan PT.BMM tersebut , ” benar mas ,saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian dua orang karyawan tersebut ” tutur kapolres Bungo

Apakah ada kelalaian kerja atau pelanggaran SOP (standar operasional prosedur) karena di perusahaan tersebut ada kegiatan memberdayakan limbah cair untuk dijadikan pembangkit listrik sumber biogas,” jelas Guntur

Plt.Camat Bathin II Babeko Yaman dimintai tanggapannya terkait insiden tewasnya karyawan PT.BMM mengatakan bahwa pihaknya bersama perwakilan perusahaan ,Babinsa dan Datuk Rio tahlilan dirumah duka Ade Putra di Tanjung Menanti ” Malam ini kami bersama Datuk Rio ,Babinsa dan perwakilan kerumah duka untuk mencari jalan yang terbaik antara perusahaan dengan keluarga korban ” Tutur Yaman via telpon (6/05/22)

Kendatipun demikian prosedur dan ketentuan hukum tidak bisa diabaikan ,apakah perusahaan telah menjalankan SOP K3 atau tidak tentunya butuh penyelidikan lebih lanjut,Ujarnya sembari menyarankan agar menghubungi dinas lingkungan hidup

Sementara PLT Kadis Lingkungan Hidup kabupaten Bungo ,Giyatno dikonfirmasi belum memberikan jawaban ,begitu juga halnya dengan kadis nakertran kabupaten Bungo

( BN.R.001-war)

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed