Dinilai Lamban , Kasus Dugaan Penyimpangan DD Lubuk Kayu Aro Akan Dilaporkan Ke Kejati Jambi Dan Kemendes

BUNGO1072 Dilihat

Bungonews.net, Dugaan Penyimpangan Dana Desa ( DD ) dusun Lubuk Kayu Aro Kecamatan Rantau Pandan Pasca meninggal nya Datuk Rio ( kepala desa Red ) yang dilaporkan oleh BPD dan dilakukan pemeriksaan oleh kejaksaan negeri Bungo sejak beberapa bulan yang lalu hingga kini belum ada Khabar tindak lanjutnya .

kasus Dugaan Penyimpangan DD Lubuk Kayu Aro yang diduga ada keterlibatan oknum perangkat desa yang menyebabkan sejumlah kegiatan Dana Desa tahun 2021 mangkrak serta temuan tahun sebelum nya tidak dikembalikan tidak lagi di pertanyakan namun kali ini akan di laporkan kepada kejaksaan tinggi Jambi dan ke kementerian desa

Kami juga heran kok lamban nian pihak kejaksaan menindak lanjuti kasus yang dilaporkan oleh warga dan BPD , padahal sudah jelas ada dugaan penyimpangan yang menyebabkan kerugian keuangan negara bahkan masyarakat sudah resah karena ratusan juta dana desa yang dialokasikan untuk kegiatan pembangunan tidak direalisasikan ” Tutur Azhari kepada Bungonews belum lama ini .

Selain itu dana desa yang diduga diselewengkan tersebut juga mengancam tidak akan dicairkan nya lagi dana desa tahun berikutnya , masyarakat hanya minta agar dana desa yang diduga diselewengkan itu dikembalikan ke kas desa agar pembangunab dapat dilanjutkan” Imbuh nya .

” Beberapa orang saksi baik dari perangkat desa ,masyarakat dan bahkan keluarga almarhum Datuk Rio sudah dipanggil dan diperiksa oleh jaksa ,sayang nya setelah pemeriksaan hingga saat ini tidak ada kabar lagi ” tutur Azhari mengakui

Lambannya penangan kasus di Kejaksaan negeri Bungo Azhari mengaku akan melaporkan langsung ke Kejaksaan tinggi Jambi dan ke kemendes ,” Langkah selanjutnya saya akan mengirim surat laporan kepada Kejaksaan Tinggi Jambi dan ke presiden melalui kemendes ” Tutur Azhari

Sementara itu kasi Intel Kejaksaan Negeri. Bungo , Ikshan yang sebelumnya mengaku kasus dugaan penyimpangan dana desa dusun Lubuk Kayu Aro sudah dilakukan penyelidikan ,kembali di tanya tindak lanjut dan sudah tahapan apa kasus yang dimaksud hingga saat ini belum memberikan jawaban

Tunggu perkembangan selanjutnya di edisi berikutnya. ( tim )

Komentar