oleh

Ratusan Juta Dana Desa Lubuk Kayu Aro Lenyap , Camat Janjikan Satu Minggu Untuk Mediasi

-BUNGO, KORUPSI-458 views

Bungonews.net, BUNGO – Kasus dugaan lenyapnya ratusan juta dana desa dusun Lubuk kayu Aro Kecamatan Rantau pandan kabupaten – Jambi masih hangat diperbincangkan sebagaimana pemberitaan bungonews.net sebelumnya

Kendatipun kasus tersebut menjadi buah bibir masyarakat yang meminta pertanggung jawaban dari mantan kepala desa ( Datuk Rio ) dan perangkat desa namun hingga saat ini belum ada titik terangnya

Sirojudin Sekcam yang ditunjuk sebagai PJS kades, sebelumnya mengakui hingga saat ini belum ada serah terima laporan keuangan ,kegiatan dan aset desa menjanjikan akan bermusyawarah dengan pihak kecamatan , pemerintahan desa, BPD , tokoh masyarakat dan pihak keluarga almarhum kades untuk mencari solusi yang terbaik namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya.

Sementara Zen Hendri Camat Rantau Pandan kembali di konfirmasi perihal pertanggung jawaban keuangan desa dan kegiatan yang belum terlaksana kembali menjanjikan akan menuntaskan secara persuasif dengan pihak keluarga mantan kades , Juli ( Almarhum ) dalam waktu satu minggu

” Akan kita minta pertanggung jawaban dari pihak hak keluarga baik masalah keuangan maupun masalah kegiatan fisik yang belum dilaksanakan , saat ini upaya persuasif terus dilakukan ” Tutur Zen Hendri via telpon ( 27/09/21)

Insya Allah dalam waktu satu minggu ini sudah ada titik terangnya ” Imbuh nya

Ditanya apakah benar rekening koran di bank sudah di print out ? ” Rekening koran di bank Jambi benar sudah kita print out , rekening di bank lain nya belum di print ” Ujar nya mengakui

Dijelaskannya juga bahwa keuangan dan kegiatan fisik dana desa yang diributkan dan diminta dan didesak pertanggung jawaban nya oleh masyarakat yang nilainya ratusan juta rupiah sedangkan fisik yang belum terlaksana adalah pembangunan kantor desa , pembangunan jalan rabat beton dan rehab jembatan gantung

” Kami minta pjs kades maupun camat dapat bertindak tegas ,jangan hanya bisa berertorika saja tanpa ada tindakan nyata , jika tidak sanggup menuntaskan nya akan kami laporkan ke pihak aparat penegak hukum ( APH ) ” Tutur sumber berinisial A kesal

( BN .R.001- war)

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed