oleh

Kurang Pengawasan Rehab 5 Unit SD Di Bungo Asal Jadi dan Tidak Sesuai Spek

Bungonews.net, BUNGO – Rehabilitasi dan renovasi 5 unit Sekolah Dasar di Bungo yang dikerjakan oleh PT. Karya Bersama Putra Mandiri perusahaan jasa Kontruksi asal Jambi yang juga mengerjakan Rehab 11 unit SD Tanjung Jabung Barat ini dikerjakan asal jadi ,tidak sesuai spek dan tidak mempedomani RAB

Diduga penyebab proyek bernilai Rp 31,9 miliar ini dikerjakan asal jadi ,tidak sesuai spek dan tidak mempedomani RAB akibat kurangnya pengawasan dari instansi terkait dan konsultan serta tidak adanya koordinasi dengan pemerintah kabupaten.

Di SD 020 Lubuk Mengkuang pondasi dan balok sloop tiang menggunakan besi tidak sesuai dengan ukuran dan jumlah besi yang digunakan untuk masing – masing sloop balok .
Menariknya Sloop balok pondasi tidak diganti hanya sloop balok tiang yang diganti sebagaina di publish sebelumnya .

Sementra SD 043 Tanjung Belit tidak hanya pekerjaan sloop balok yang tidak sesuai dengan spek bahkan rangka baja yang digunakan sangat tipis sehingga rangka baja yang terpasang terpaksa diturunkan dan diganti dengan rangka baja yang baru ” Benar pak , Rangka baja ini tidak sesuai spek dan akan diganti dengan rangka baja yang baru ” Tutur Irsyad pengawas kontraktor mengakui kepada Bungonews

Ditanya soal sloop balok yang diduga menggunakan besi beton tjdak sesuai ukuran dan bahkan ada yang tidak menggunakan sloop balok , Irsyad dan rekan nya Topan kebingungan ” Sampai hari ini baru satu konsultan turun kelapangan pak ” Kilah nya .

Sementara Rahmat yang disebut – sebut palaksana dari kontraktor sengaja menghubungi pengawas dilapangan menyampaikan akan menemui Bungo news ,setelah dihubungi berulangkali dihubungi Rahmat tidak memberikan jawaban .

Menariknya lagi di masing – masing sekolah yang direhab tidak diketahui jumlah pembiayaan nya hanya nilai anggaran keseluruhan untuk dua kabupaten yakni kabupaten Bungo dan Tanjung Jabung Barat Sebesar Rp.31,9 miliar , kuat dugaan disengaja agar tidak diketahui oleh publik

Berdasarkan data RAB yang diperoleh Bungonews ternyata masing – masing unit sekolah memiliki anggaran RAB namun dalam praktek nya diduga tidak mempedomani RAB.

Nasrun Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo dikonfirmasi masalah tersebut mengaku tidak terlalu dilibatkan dan mengaku kurang koordinasi dengan pengawas dilapangan begitu juga hal nya dengan Masril kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bungo..

Diminta kepada APH untuk terlibat langsung mengawasi penggunaan uang negara rehab dan renovasi SD di Bungo yang diduga dikerjakan asal jadi dan sarat KKN .

Tunggu Khabar selanjutnya pengakuan sumber terkait kongkalingkong dan dugaan setoran perunit SD kepada Oknum pejabat terkait ( tim )

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed