oleh

Di Akui Proyek Rehab SD 43 Tanjung Belit Tidak Sesuai Spek

Bungonews.net, BUNGO- Rehabilitasi dan renovasi Gedung SD 43 dusun Tanjung Belit Kecamatan Jujuhan kabupaten Bungo – Jambi. yang dikerjakan oleh PT.Karya Bersama Putra Mandiri ini tidak sesuai dengan specifikasi teknis

Pengakuan bahwa Rehabilitasi SD 43 Tanjung Belit tidak sesuai spek ini justru diakui oleh Irsyad pengawas lapangan yang mengaku sebagai inspektur proyek “Rangka baja yang sekarang sudah terpasang tidak sesuai dengan spefikasi teknis karena rangka baja nya sangat tipis , kareno itu lah tidak bisa dilanjutkan pemasangan rangka baja ” Tutur Irsyad dilokasi proyek ( 27/06)

Menurut Irsyad rangka baja yang sudah terpasang akan diturunkan lagi dan akan diganti dengan rangka baja yang baru yang sesuai dengan spek.

Selain itu diakui nya juga bahwa selama pekerjaan berlangsung baru satu kali konsultan turun kelokasi proyek.” Sejak dimulai pekerjaan hingga saat ini baru sekali konsultan turun kelapangan ” imbuh nya .

Selain itu dicurigai bahwa besi rangka beton yang digunakan tidak sesuai dengan speck serta mutu coran juga tidak sesuai dengan anjuran teknis , terlihat besi yang digunakan besi 10 dan besi 8 mm

Kendatipun demikian ,diminta agar besi yang dimaksud dengan sigmad ,Topan yang juga pnengawas proyek tidak bersedia untuk mengukur nya

sementara pada pekerjaan sloop balok atas terlihat tidak berbentuk Balok.melainkan coran yang tidak beraturan

Menariknya Rahmat Pelaksana Proyek menghubungi bungonews melalui ponsel bawahan nya minta untuk berkiirdinasi dengan dirijya ” Saya sekarang di SD Pasar Rantau Panjang pak , kira – kira apa yang harus saya bantu pak ” tuturnya sembari bermohon .

Kembali dihubungi kontak ponsel Rahmat tidak aktif lagi sedangkan kontak WA nya terlihat sudah diblokir

Diketahui bahwa rehab SD 43 ini adalah satu dari 5 unit SD yang direhab dan dikerjakan oleh PT.Karya Bersama Putra Mandiri tanpa mencantumkan nilai anggaran pembiayaan dimasing – masing unit sekolah yang direhab melainkan nilai keseluruhan untuk 2 kabupaten yakni Kabupaten Bungo dan Tanjung Jabung Barat dengan nilai sebesar Rp.31, 9 miliar.

Dminta kepada instansi terkait dan konsultan pengawas serta untuk turun kelapangan mengecek proyek asal jadi tersebut ( BN.R.001/R.002)

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed