Dibangun Di Tempat Pembuangan Sampah RS Pratama Kuamang Kuning Jadi Sarang Maksiat , Begini Pengakuan nya

559

Bungonews.net, BUNGO – Rumah sakit Pratama Desa Purwosari Kuamang Kuning kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo – Jambi yang dibangun di areal tempat pembuangan sampah ( TPA ) pada tahun 2019 menghabiskan anggaran sebesar Rp. 1,8 Miliar hingga kini tidak dapat dioperasikan sehingga dijadikan tempat pacaran dan bahkan tempat kosumsi narkoba oleh oknum yang kini kondisi nya sangat memprihatinkan ,selain ditumbuhi rerumputan bangunan nya pun sudah mulai rusak pada bagian pintu utama gedung sudah mulai rusak akibat tidak dirawat .

Zulkarnain Kabid Kebersihan Dinas LH Bungo

Menariknya ternyata lokasi TPA yang dibangun rumah sakit Pratama tersebut tanpa ada lokasi pengganti akibatnya sampah terpaksa dibuang di lokasi rumah sakit minimal 3 truck setiap hari nya .

Dikonfirmasi perihal tersebut dr.H.Syafaruddin mengakui bahwa awal nya lokasi rumah sakit tersebut adalah lokasi TPA. ” Ya, benar lokasi tersebut awalnya adalah lokasi TPA yang dibangun untuk rumah sakit , soal lokasi pengganti saya tidak tahu persis ” Tutur Kadis Kesehatan Kabupaten Bungo ( 7/7)

rumah sakit kelas D Pratama Kuamang Kuning – Pelepat Ilir

 

Lebih lanjut dikatakan nya bahwa pihak nya akan mengoperasikan rumah sakit tersebut kalau anggaran APBD -P tersedia nantinya , ” Mudah- Mudahan APBD – P tahun ini bisa dialokasikan untuk pengoperasian rumah sakit tipe D Kuamang kuning ini , hal ini sudah kita koordinasikan termasuk jaringan listrik ke lokasi rumah sakit tersebut ” Ujar nya sembari mengakui bahwa sebelum nya pernah di tugas kan satu orang petugas jaga namun dikararenakan tidak ada penerangan petugas tersebut tidak betah

Sementara itu Zulkarnain Kabid kebersihan dinas lingkungan Hidup kabupaten Bungo di konfirmasi perihal tersebut mengakui ” Sebelum dibangun. rumah sakit lokasi tersebut memang sudah diperuntukan untuk lokasi TPA dan dijanjikan akan disediakan lokasi pengganti namun hingga saat ini tidak ada. ” tutur Zulkarnain kepada Bungonews diruangan kerja ( 7/7) mengawali perbincangan nya .

Karena tidak ada lahan pengganti hingga hari ini sampah masih dibuang dilokasi rumah sakit tersebut. minimal 1 harinya 3 truck sampah , Lanjutnya .

Menurut Zulkarnain lokasi TPA yang juga lokasi Rumah sakit tersebut adalah aset daerah yang diperuntukan untuk tanaman rumput pakan ternak oleh dinas peternakan kabupaten Bungo yang luas nya sekitar 33 HA yang saat ini menurut petugas Aset Bungo tinggal 21 Hektar namun sudah ditanami sawit warga , Imbuh nya menyarankan agar konfirmasi bagian aset Setda Bungo dan dinas Peternakan Kabupaten Bungo.

Ir.Enggar triwahyudi , Kabid peternakan dinas Peternakan dan perikanan kabupaten Bungo dikonfirmasi mengakui bahwa areal rumah sakit Kuamang kuning seluas 2 hektar adalah aset daerah yang dikelola oleh dinas peternakan kabupaten Bungo” Masalah ini sebelum nya sudah dibahas bersama kepala desa dan warga yang menguasai lahan , yang luas keseluruhannya 24 hektar dijadikan lokasi untuk pembangunan rumah sakit seluas 2 hektar, diareal 2 hektar ini memang sebelumnya dijadikan tempat pembuangan sampah karena waktu itu TPA Tanjung menanti didemo oleh warga ” Ujar nya via telpon ( 7/7)

Lahan seluas 24 hektar tersebut memang sudah ditanami sawit oleh warga ,kendatipun demikian kesepakatan bersama bahwa warga yang menguasai lahan dan menanami sawit bersedia membebaskan nya bila pemerintah daerah membutuhkan nya untuk fasilitas umum ” Tutur Enggar mengakui sembari menutup pembicaraan nya dengan Bungonews via telpon

Hingga berita ini di publish belum ada keterangan resmi dari camat Pelepat Ilir , diminta kepada DPRD , instansi terkait mengkaji ulang dan menindak lanjuti pembangunan rumah sakit Kuamang kuning yang diduga tanpa kajian perencanaan yang matang sehingga menyebabkan keuangan negara terbuang mubazir dan diminta untuk mengusut menginventarisir aset daerah , tunggu Khabar selanjut nya ( BN.R.001/war/ Kevin )

Facebook Comments