oleh

LSM GERAK Desak APH Usut Proyek Asal Jadi Bawaslu Bungo

Bungonews.net, BUNGO – Kerusakan plafon teras dan ruang komisioner Bawaslu Bungo sebagaimana pemberitaan Bungo news sebelum nya dinilai tidak wajar Abdul Hamid Ketua Bawaslu Bungo karena tercepat rusak nya dan diminta nya agar pihak pemerintah kabupaten Bungo untuk menjembatani dengan rekanan kontraktor supaya segera memperbaiki nya. mendapat tanggapan dari berbagai pihak dan elemen , ada yang menyebutkan bukan lagi tanggung jawab kontraktor dengan dalih masa pemeliharaan sudah lama berakhir. Ada juga yang menanggapi bahwa kerusakan gedung Bawaslu Bungo tersebut dikarenakan pekerjaan tidak sesuai dengan Specifikasi teknis, tidak sesuai RAB dan dikerjakan asal jadi .

Persoalan rusak nya gedung Bawaslu Bungo ini ditanggapi serius oleh LSM Gerakan rakyat Anti Korupsi – Jambi , LSM ini menilai bahwa kerusakan gedung Bawaslu tersebut dikarenakan pengerjaan nya asal jadi dan tidak sesuai dengan specifikasi dan tidak mempedomani RAB, karena itu lah LSM Gerak – Jambi ini meminta agar aparat penegak hukum ( APH ) ambil bagian untuk mengusut dan menindak lanjuti nya .

” Kerusakan plafon kantor Bawaslu ini bukanlah persoalan sepele dan bukan juga persoalan di perbaiki kerusakannya karena yang lebih penting diketahui adalah penyebab kerusakannya ” Tutur Jhon anggota LSM Gerak – Jambi kepada Bungo news ( 27/06)

Lebih lanjut dijelaskan nya ” Kalau kontruksi bangunan nya sesuai dengan spefikasi dan mempedomani RAB tentunya tidak akan terjadi kerusakan karena bangunan di desain dan direncanakan dan diperhitungkan daya tahan nya , terkecuali ada nya bencana alam ” Tutur nya

” Kami minta kepada APH untuk menindak lanjuti nya dan melakukan penyelidikan karena diduga adanya pekerjaan asal jadi tersebut ” ujarnya

Dikatakan nya , Tidak ada alasan masa pemeliharaan sudah berakhir dan bukan tanggung jawab kontraktor lagi , masa pemeliharaan dalam kontrak memang sudah di atur dan ditentukan batas waktu nya namun tanggung jawab rekanan tidak sampai disitu , bila dapat dibuktikan kerusakan nya adalah akibat dari pekerjaan asal jadi maka tanggung jawab nya sampai 10 tahun sebagaimana diatur dalam jaminan konstruksi undang – undang jasa konstruksi no 2 tahun 2017.” Tutupnya

( BN .R.001- war )

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed